Akhir Juli ke Bromo? Jangan Lewatkan Upacara ini | Breaktime
Akhir Juli ke Bromo? Jangan Lewatkan Upacara Kasada
17.07.2016

Traveling ke satu destinasi wisata tertentu terasa lebih lengkap bila bertepatan dengan festival atau perayaan yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat.

B'timers bisa merasakan hal tersebut apabila melakukan perjalanan ke Gunung Bromo pada tanggal 20 dan 21 Juli mendatang. Periode ini bertepatan dengan Yadnya Kasada Bromo atau lebih populer dengan sebutan Festival Kasodo.

Kasodo merupakan ritual adat yang telah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Tengger. Festival ini digelar tiap hari ke-14 bulan Kasada berdasarkan penanggalan tradisional Hindu Tengger yang tahun ini bertepatan dengan tanggal 20 Juli.

Akhir Juli ke Bromo? Jangan Lewatkan Upacara ini | Breaktime
Jeep di kawasan lautan pasir Gunung Bromo

Dalam salah satu prosesi upacara Kasada, suku Tengger akan melemparkan sesajen berupa sayuran, hewan, dan makanan ke kawah Gunung Bromo. Ritual itu bertujuan untuk mengangkat dukun atau tabib yang ada di setiap desa di sekitar Gunung Bromo.

Pada malam ke-14 bulan Kasada, suku Tengger akan beramai-ramai membawa sesajen berupa hasil ternak dan pertanian ke Pura Luhur Poten dan menunggu hingga tengah malam saat dukun ditasbihkan tetua adat. Sesajen yang telah disiapkan kemudian dibawa ke atas kawah gunung untuk dilemparkan ke kawah.

Akhir Juli ke Bromo? Jangan Lewatkan Upacara ini | Breaktime
Selama penyelenggaraan Kasada, wisatawan tetap bisa menikmati keindahan Bromo

Tradisi melempar sesajen ke Kawah Bromo ini merupakan bentuk rasa syukur atas hasil ternak dan pertanian yang melimpah. Yang unik, di area sekitar kawah telah menunggu orang-orang yang sengaja datang jauh hari dan berharap mendapatkan ongkek-ongkek yang berisi sesajen berupa buah-buahan, hewan ternak, bahkan uang.

Menurut kepercayaan Suku Tengger, rangkaian Kasada yang merupakan upacara sesembahan atau sesajen ini dipersembahkan untuk Sang Hyang Widhi dan para leluhur, terutama Roro Anteng (Putri Raja Majapahit) dan Joko Seger (Putra Brahmana).

Akhir Juli ke Bromo? Jangan Lewatkan Upacara ini | Breaktime
Pura Luhur Poten, salah satu lokasi penyelenggaraan prosesi acara Kasada

Untuk menyaksikan rangkaian acara Kasada, wisatawan disarankan datang sebelum tengah malam karena ramainya persiapan para dukun dan masyarakat. B'timers tak perlu khawatir karena selama Kasada, obyek wisata Bromo tetap buka seperti biasa.

Aktivitas vulkanik Gunung Bromo memang sempat menggeliat pada seminggu sebelum Kasada, menyebabkan beberapa kali ditutupnya Bandara Abdurrahman Saleh di Malang. Namun pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum melakukan penutupan sehingga Gunung Bromo tetap aman untuk dikunjungi, termasuk menyaksikan ritual tahunan upacara Kasada. (za)

Share This Article