Air Terjun Lapopu, “Oase” Terindah di Sumba | Breaktime
Air Terjun Lapopu, “Oase” Eksotik di Tengah Keringnya Tanah Sumba
12.09.2015

Pulau Sumba terkenal dengan alamnya yang berupa padang rumput gersang berbukit-bukit dan cuaca yang panas. Namun pulau ini juga menyimpan keindahan alam berupa air terjun yang eksotis dan masih alami.

Salah satu air terjun cantik yang dimiliki Sumba adalah Air Terjun Lapopu. Terletak di kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat, air terjun ini ibarat oase di tengah gersangnya pulau Sumba.

Air terjun ini berjarak kurang lebih 30 km dari ibu kota Kabupaten Sumba Barat, Waikabubak. Lokasinya masih sangat alami, dengan jalanan yang belum di aspal hingga beberapa meter memasuki air terjun dan belum adanya petunjuk jalan menuju kawasan ini.

Air Terjun Lapopu, “Oase” Terindah di Sumba | Breaktime
Trekking menuju lokasi air terjun

Setelah tiba di pintu masuk lokasi air terjun, wisatawan bisa melakukan registrasi ke petugas penjaga taman nasional. Di sekitar lokasi ini terdapat satu pos penjaga, toilet, dapur, dan bangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

Air terjun Lapopu memang dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dengan kapasitas energi 2 x 800 KWH untuk menyuplai jaringan listrik bagi masyarakat di sekitar Tanah Daru. Pembangkit listrik ini telah beroperasi dan diresmikan pada akhir 2014 lalu.

Untuk menuju lokasi air terjun, wisatawan harus trekking sejauh kurang lebih 500 meter, melewati bebatuan di pinggir sungai Lapopu, serta sebuah jembatan sederhana dari bambu yang hanya bisa dilewati oleh maksimal dua orang.

Air Terjun Lapopu, “Oase” Terindah di Sumba | Breaktime
Pengunjung bisa berenang di sekitar lokasi air terjun Lapopu

Dari jembatan ini pula sudah tampak keindahan air terjun yang airnya mengalir dari mata air setinggi 90 meter di atas permukaan sungai yang jernih. Air sungai Lapopu berwarna hijau kebiruan atau biru tosca. Bebatuan yang ada di sungai menambah eksotis pemandangan di air terjun ini.

Pengunjung bisa berenang sekitar lokasi air terjun, namun harus tetap waspada karena pada musim hujan tempat ini rawan longsor dan debit air bisa naik hingga ketinggian di atas 2 meter. Waktu terbaik mengunjungi air terjun ini adalah pada musim kemarau, sekitar bulan Mei hingga Oktober.

Sebagai destinasi wisata yang masih alami dan potensial dikembangkan, air terjun Lapopu juga terkenal sebagai lokasi syuting film Pendekar Tongkat Emas yang dibintangi oleh Nicholas Saputra, Christine Hakim, Eva Celia, dan Prisia Nasution

Akomodasi

Belum ada tempat menginap di kawasan taman nasional Air Terjun Lapopu. Penginapan terdekat yang cukup nyaman terdapat di ibukota Sumba Barat Waikabubak atau Sumba Barat Daya di Tambolaka. Jarak dari kedua lokasi ini menuju air terjun relatif sama, kurang lebih 45 sampai 60 menit.

How to get there

Perjalanan dari Waikabubak di Sumba Barat atau Tambolaka di Sumba Barat Daya menuju air terjun Lapopu bisa dilakukan dengan sewa mobil atau sepeda motor. Tidak ada angkutan umum menuju lokasi air terjun yang disebut-sebut paling indah di Sumba ini.

Tips:

  • Hindari berenang di kawasan air terjun pada musim hujan karena rawan longsor.
  • Pastikan Anda menyewa kendaraan supaya bisa menuju penginapan di Waikabubak atau Tambaloka karena tak ada angkutan umum di lokasi air terjun.
  • Siapkan fisik karena Anda harus menempuh perjalanan lebih dari 500 m menuju lokasi air terjun.

Share This Article