Air Asinahu Sawai, Sungai nan Bening di Maluku | Breaktime
Air Asinahu Sawai, Sungai nan Bening di Maluku
01.09.2016

B’timers sudah tahu? Di Pulau Seram, Maluku, ada sebuah fenomena yang sangat menarik, yakni Air Asinahu Sawai, sebuah sungai yang letaknya berada di Desa Sawai. Bebatuan di bawah tebing adalah sumber air sungai yang amat sangat bening ini. Sungai ini pun langsung berbatasan dengan rumah warga. Dan kerennya lagi, telah dipasang ubin di bagian tepian sungai supaya terlihat lebih cantik, wah.

Asal usul

Ada cerita di balik nama Air Asinahu ini, lho. Konon, dulunya sungai kecil ini airnya adalah air tawar. Suatu ketika saat air laut pasang, airnya masuk dan membanjiri sungai. Sejak saat itulah, masyarakat sekitar menyebut sungai ini Air Asinahu, artinya yaitu air tawar namun asin rasanya seperti air laut. Ajaibnya, meski warga sekitar selalu memakai air sungai ini untuk bermacam aktivitas, airnya tetap saja sangat jernih.

Air Asinahu Sawai, Sungai nan Bening di Maluku | Breaktime
Jauh dari kesan kumuh, ya?

Lokasi

Untuk ke sini, Anda bisa berangkat dari kota Ambon menuju Pelabuhan Tuleha. Kemudian dari sini naik kapal ferry ke Pelabuhan Amahai yang terletak di Pulau Seram. Tiket kapal ferry kelas ekonomi adalah sekitar Rp 125.000, sedangkan kelas VIP adalah sekitar Rp 225.000, dengan lama perjalanan selama sekitar 2 jam.

Selanjutnya dari Pelabuhan Amahai ke Sawai, Anda bisa naik transportasi umum, bisa juga memakai jasa rental mobil. Cukup lama waktu perjalanan yang ditempuh dari Amahai ke Sawai, yakni sekitar 3 jam. Namun, destinasi yang menanti Anda jelas worth it banget.

Air Asinahu Sawai, Sungai nan Bening di Maluku | Breaktime
Sampai seperti kolam renang

Penginapan

Desa nan indah Sawai ini, jadi tempat wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, jadi Anda tak perlu khawatir soal penginapan. Dengan tarif mulai dari Rp 250.000 per malam, Anda bisa memperoleh penginapan di sini.

Nah B’timers, kalau semua sungai sebening Air Asinahu Sawai, mungkin banyak sungai di Indonesia bisa diolah jadi tempat wisata bertaraf internasional, ya? (md)

Share This Article