4 Snorkeling Tips untuk Pemula | Breaktime
4 Snorkeling Tips untuk Pemula
21.02.2015

Tips Snorkeling Untuk Pemula

B’timers tentu sudah mengetahui bahwa lebih dari 70% muka bumi terdiri dari air. Indonesia sebagai negara kepulauan, sebagian besar wilayahnya juga merupakan lautan.

4 Snorkeling Tips untuk Pemula

Sudah sepantasnya kita bersyukur karena dianugerahi negara kepulauan dengan ribuan pantai cantik dan surga bawah laut dunia. Ada banyak pilihan destinasi untuk menikmati keindahan bawah laut Indonesia, dari Sabang di ujung barat, Bunaken di utara, Flores di selatan, hingga Raja Ampat di kawasan timur Indonesia.

(Baca juga: Tips Memilih Alat Snorkel Yang Baik)

4 Snorkeling Tips untuk Pemula

Bagi traveler yang bisa berenang, snorkeling, atau bahkan diving, aktivitas bawah laut sudah bukan hal asing bagi mereka. Tapi bagaimana dengan yang belum mahir? Apakah masih bisa melihat keindahan terumbu karang dan aneka ikan warna-warni? Jawabannya tentu bisa, bahkan bagi mereka yang tak bisa berenang sekalipun, tanpa memakai baju pelampung (life jacket).

4 Snorkeling Tips untuk Pemula

Berikut beberapa tips snorkeling yang bisa dipraktikkan oleh pemula, atau mereka yang belum bisa berenang:

Latihan

Semua hal di dunia ini berawal dari latihan, begitu pula snorkeling. Awali di dekat pantai yang tak terlalu dalam, ombaknya tenang, dan karangnya aman. Disarankan dalam arahan atau panduan guide dan memakai life jacket. Pelajari teknik mengapung, bergerak, dan mengatur nafas melalui snorkel saat berada di atas dan dalam air.

Teori Gravitasi dan Tekanan

Snorkeling adalah perpaduan antara teori gravitasi dan tekanan. Saat Anda memakai kacamata snorkel dengan benar, terdapat udara (O2) yang kedap air. Gravitasi hidrogen air laut lebih kecil dari air tawar dan oksigen pada kacamata membantu Anda untuk mengapung.

Snorkeling tidak sama dengan berenang

Inti dari snorkeling adalah mengapung. Usahakan posisi kepala tetap menunduk, bukan melihat ke depan. Saat kepala menunduk, tubuh akan tetap stabil mengapung. Bila ingin pindah tempat, mengatur kedalaman, bergerak kembali ke pantai atau perahu, barulah tangan dan kaki digerakkan 

Atur pernafasan

Normalnya manusia bernafas dengan mengambil oksigen dan mengeluarkannya lewat hidung. Ketika snorkeling, Anda harus bernafas melalui mulut, dibantu selang snorkel yang menempel pada masker. Bila ada air yang masuk ke dalam selang, jangan panik dan langsung keluarkan dengan cara meniupnya.

Keamanan

Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi di lautan yang dalam dan luas. Untuk itu, pastikan kondisi dan situasi aman untuk snorkeling. Tanyakan pada guide atau orang perahu yang biasanya lebih paham dengan kondisi di lokasi snorkeling. Mereka tahu mana-mana spot yang aman, termasuk prediksi cuaca, arus bawah laut, ombak, kondisi karang, hingga serangan bulu babi, ubur-ubur, atau hewan laut lainnya.
 
Harga satu set alat snorkel dan fins (kaki katak) cukup terjangkau dan bisa Anda beli di toko-toko olahraga. Bila dibandingkan menyewa di tiap lokasi ketika liburan yang totalnya bisa cukup mahal, ada baiknya Anda memiliki satu set alat snorkel sendiri, terutama orang Indonesia yang dianugerahi kekayaan laut yang luar biasa ini. Bagaimana B'Timers, sudah siap menikmati surga bawah laut Nusantara?

 

Share This Article