4 Destinas Keren Di Foto, Begini Kenyataannya! | Breaktime
4 Destinas Keren Di Foto, Begini Kenyataannya!
22.09.2017

Para wanderlust alias para pecinta travelling tentu sepakat bahwa Planet Bumi ini dipenuhi berbagai tempat yang tak terbantahkan keindahannya. Saking cantiknya, berbagai kawasan yang tersebar di seluruh penjuru dunia tersebut perlahan menjadi pusat wisata terkenal yang mendatangkan banyak wisatawan. Meski berdampak positif bagi salah satu sumber pendapatan daerah, popularitas suatu tempat wisata juga memiliki dampak negatif tersendiri. Selain tingginya tingkat pencemaran, keindahan lokasi wisata tersebut tak lagi nampak alami karena dipenuhi dengan hiruk-pikuk wisatawan domestic hingga mancanegara yang berjejalan memenuhi lokasi tersebut.

B’timers mungkin tergelitik mengunjungi suatu lokasi wisata karena cerita keindahannya yang tersohor. Belum lagi dengan keberadaan Internet yang membantu tersebarnya foto-foto mengenai keelokan panorama di sana. Namun benarkah foto di Internet selamanya dapat dibuktikan kebenarannya? Ke mana perginya ratusan hingga ribuan wisatawan yang secara logika memenuhi kawasan wisata tersebut? Dilansir dari businessinsider.com, berikut ini berbagai kawasan wisata di seluruh penjuru dunia yang memiliki 2 sisi berbeda, yakni berdasarkan realita dan ekspektasi semata. 

4 Destinas Keren Di Foto, Begini Kenyataannya! | Breaktime
Foto lokasi Great Wall of China yang sering digunakan bahan promosi

Tempat wisata yang cukup populer bahkan termasuk ke dalam daftar 7 keajaiban dunia ialah Tembok Besar Cina. Membentang lebih dari 20 ribu kilometer dari timur ke barat, bangunan mengular berusia sekitar 2 ribu tahun tersebut pada awalnya dibangun sebagai benteng pertahanan untuk melindungi perbatasan utara Kerajaan Cina kuno dari serangan negara asing. Kemegahan arsitektur bersejarah tersebut kini tak lagi digunakan untuk melindungi Cina dari ancaman serangan militer namun dijadikan sebagai objek wisata yang terkenal. Apabila berbagai foto di Internet dan brosur pariwisata Cina menunjukkan Great Wall of China yang mengular cantik di kawasan pegunungan, Anda akan terkejut mendapati bahwa di dunia nyata bangunan tersebut justru penuh sesak oleh wisatawan sehingga untuk selfie saja pasti mustahil untuk tidak menampakkan kerumunan yang lalu-lalang.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
4 Danau Mematikan Di Dunia, Indonesia Juga Punya!
4 Destinas Keren Di Foto, Begini Kenyataannya! | Breaktime
Realita lokasi Tembok Besar Cina yang dipadati pengunjung
4 Destinas Keren Di Foto, Begini Kenyataannya! | Breaktime
Perbandingan lokasi wisata Taj Mahal versi ekspektasi dan realita

Setelah Cina, kawasan wisata dunia lainnya yang seringkali berbeda drastis antara ekspektasi dan realita ialah Taj Mahal di Agra, India. Dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan sebagai mausoleum untuk mendiang istri tercintanya, Taj Mahal menjadi saksi bisu cinta sejati serta kemegahan bangunan sejarah dari India kuno. Gambaran berupa istana marmer putih yang memantul cantik di permukaan kolam di hadapannya merupakan pencitraan bangunan Taj Mahal yang akan sering Anda temukan di berbagai kartu pos hingga majalah pariwisata. Faktanya, pada pagi hari di musim dingin, Taj Mahal seringkali tertutup kabut tebal sehingga menghalangi panorama matahari terbit serta refleksi bangunan di permukaan air kolam. Tak hanya itu, Taj Mahal di musim panas juga cenderung tertutup kabut asap tebal akibat polusi udara.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Hotel di Batu Malang Murah dan Ramah Backpackers
4 Destinas Keren Di Foto, Begini Kenyataannya! | Breaktime
Pantai di Maladewa antara expectation vs reality

Dari India, mari beralih ke kawasan wisata pantai legendaris di Maladewa. Dikenal dalam Bahasa Inggris sebagai Maldives, kawasan ini merupakan salah satu lokasi wisata favorit di dunia selain Hawaii di Amerika dan Bali di Indonesia. Jangan harap Anda bisa bersantai dan mengambil gambar keindahan pasir putih dan birunya laut di aneka pantai di Maladewa. Sejak popularitasnya meningkat, hal tersebut tak hanya mendatangkan pemasukan bagi Pemerintah Maladewa tapi juga memberikan kutukan berupa gunungan sampah yang ditinggalkan para wisatawan. Kondisi tersebut diperparah dengan pasang-surut air laut yang membuat sampah tak hanya menumpuk di tepi laut namun juga terbawa ke samudera hingga ke pulau-pulau di sekitarnya.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bukit Penanjakan Bromo Tutup 3 Bulan, Kenapa?
4 Destinas Keren Di Foto, Begini Kenyataannya! | Breaktime
Kondisi di dekat Menara Eiffel yang dipenuhi wisatawan dan jauh dari kesan romantis

Lain lagi dengan Menara Eiffel yang terletak di Paris, Prancis yang juga terkenal sebagai City of Love ini. Jangan harap Anda bisa berpiknik santai di sore hari di lapangan rumput di dekat menara sambil berfoto dengan orang terkasih berlatar belakang Menara Eiffel. Faktanya, alih-alih makan malam romantis berdua dengan pasangan, lokasi yang juga bernama Champ de Mars tersebut akan dipenuhi ratusan pengunjung yang juga ingin piknik romantis seperti Anda. Sekitar 7 juta wisatawan memenuhi kawasan wisata yang satu ini tiap tahunnya, jadi romantisme Eiffel dan Paris bisa jadi hanya angan belaka.

Masih penasaran mengunjungi aneka kawasan wisata tersebut? Semoga B’timers tidak kapok untuk mewujudkan kegemaran travelling Anda ya! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE