Tahukah Anda Siapa Penemu Vaksin Cacar? | BREAKTIME
Tahukah Anda Siapa Penemu Vaksin Cacar?
13.04.2015

Pernahkah B’timers terkena penyakit cacar? Gejala awal dari penyakit ini biasanya baru muncul setelah 12-14 hari terinfeksi. Setelah masa inkubasi tersebut, barulah nampak gejala-gejala seperti demam, badan terasa sakit, pusing, kelelahan, sakit punggung yang parah, dan terkadang juga disertai mual atau muntah. Beberapa hari setelahnya akan muncul bintik merah yang tersebar di seluruh tubuh lalu berubah menyerupai bisul berisi nanah yang akan sembuh setelah nantinya pecah dan mengering.

Meski perkembangan teknologi sudah semakin canggih di zaman modern ini, tetap saja tak ada obat yang bisa dengan seketika menyembuhkan sakit cacar. Untungnya, ada pencegahan yang bisa dilakukan yakni dengan memberikan vaksin cacar. Hmm, kira-kira siapa ya orang hebat di balik penemuan ini?

Tahukah Anda Siapa Penemu Vaksin Cacar? | BREAKTIME
Vaksin cacar pertama kali ditemukan pada abad ke-18

Vaksin cacar ditemukan oleh Edward Jenner pada tahun 1798. Jenner melakukan pengamatan tehadap seorang pemerah susu yang telah terinfeksi sakit cacar sapi, yaitu cacar yang ditularkan dari puting sapi perah. Melalui penelitian yang dilakukannya, Jenner berhasil membuat para pemerah susu kebal dari penularan cacar sapi.

Istilah vaksin sendiri berasal dari bahasa Latin Variolae Vaccinae yang berarti cacar sapi, hingga akhirnya muncul istilah baru yang lebih singkat dan digunakan pertama kali oleh teman Jenner yang bernama Richard Dunning pada tahun 1800.

Lalu, siapakah Jonas Salk itu? Jonas Salk adalah orang yang menemukan vaksin polio pada tahun 1957. Ya, kedua nama hebat ini memang tak terlalu populer seperti halnya Thomas Alfa Edison atau James Watt. Meski demikian, penelitian mereka sangat berharga dalam dunia kesehatan dan menjadi tonggak dari penemuan-penemuan hebat lainnya.

Share This Article