Siapakah Seleb Hollywood yang Melakukan Pengangkatan Indung Telur di Tahun 2015? | BREAKTIME
Siapakah Seleb Hollywood yang Melakukan Pengangkatan Indung Telur di Tahun 2015?
09.04.2015
“I do not feel any les of a woman. I feel empowered that I made a strong choice that in no way diminishes my feminity.”

Bagi kaum Hawa, di dunia ini ada dua jenis penyakit yang paling mengerikan, yakni kanker payudara dan kanker rahim. Setiap hari, tak terhitung berapa banyak wanita yang harus meregang nyawa akibat serangan kedua penyakit mematikan ini. Parahnya, jumlah penderita kedua kanker ini semakin bertambah dalam setiap tahunnya.

Kanker juga tak akan pandang bulu dalam menyasar penderitanya. Hal inilah yang terjadi pada artis ternama Hollywood, Kylie Minogue dan Angelina Jolie. Di tahun 2005, Minogue didiagnosis menderita penyakit kanker payudara. Kemudian, ia pun segera menjalani perawatan medis dengan melakukan pengangkatan payudara, kemoterapi, serta penyinaran.

Hal yang sama juga dialami oleh istri aktor tampan Brad Pitt, Angelina Jolie. Meski belum mencapai metastasis yang parah, Jolie tak lantas santai begitu saja. Di tahun 2013, ia segera melakukan mastektomi ganda pada payudaranya.

Hal ini memang sempat membuat banyak pihak tercengang dan menganggap keputusan Jolie terlalu berlebihan. Kendati demikian, di tahun 2015 ini Jolie kembali mengambil keputusan yang tak kalah menghebohkan dengan mengangkat saluran indung telurnya.

Tindakan medis ini dilakukan oleh Jolie semata-mata untuk mencegah penyakit kanker menyebar luas pada tubuhnya. Berdasarkan hasil uji darah yang dilakukannya, Jolie memiliki gen BRCA mutan. Wanita yang memiliki salah satu gen BRCA mutan, baik BRCA 1 dan BRCA 2 memiliki risiko kanker payudara lima kali lipat dari risiko normal dan 10 hingga 30 kali lipat terkena kanker rahim dari risiko normal.

Jolie mengaku keputusannya ini sudah melewati pertimbangan yang begitu panjang
Jolie mengaku keputusannya ini sudah melewati pertimbangan yang begitu panjang

Maka, di tanggal 24 Maret 2015 kemarin, Jolie kembali menuturkan kisahnya pasca melakukan laparoscopic bilateral salpingoo-oophorectomy. Ini merupakan langkah pengobatan yang ditempuh Jolie setelah ia memikirkannya dengan begitu lama. “I had been planning this for some time. It is a less complex surgery than the mastectomy, but its effects are more severe.”

Kendati demikian, sebelumnya Jolie telah benar-benar mempersiapkan diri secara fisik dan emosional. Ia juga telah banyak melakukan diskusi dengan para dokter sambil melakukan estrogen or progesterone replacement pasca pengangkatan.

Jolie juga menuturkan bahwa mengambil keputusan untuk menjalani pengobatan yang dilakukannya hal yang mudah. Namun, Jolie menuturkan bahwa langkah medis terbaru yang ditempuhnya ini setidaknya tak akan membuat enam orang anaknya berkata, “Mom died of ovarian cancer.” 

Share This Article