Newborn Baby Smell Bisa Picu Rasa Bahagia, Benarkah Demikian? | Breaktime
Newborn Baby Smell Bisa Picu Rasa Bahagia, Benarkah Demikian?
28.04.2015
"A baby is born with a need to be loved - and never outgrows it."

-Frank A. Clark-

Bukan rahasia lagi kalau aroma tubuh bayi yang memiliki wangi khas selalu jadi idola para ibu. Usut punya usut, aroma wangi ini ternyata bisa memicu rasa kecanduan bagi siapapun yang menghirupnya. 

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Johannes Frasnelli, di Department of Psychology, University of Pennsylvania USA, ditemukan fakta bahwa aroma tubuh bayi memang bisa membuat kecanduan. Penelitian tersebut dilakukan pada 30 wanita, 15 di antaranya baru melahirkan 2 hingga 3 minggu sebelumnya, dan sisanya belum pernah melahirkan. 

Hasil dari penelitian tersebut cukup mencengangkan. Sebab, aroma tubuh bayi yang baru lahir ternyata bisa mengaktifkan sistem kesenangan pada otak yang berfungsi layaknya obat-obatan untuk para pecandu. Hal ini tampak lebih dominan pada wanita yang baru saja melahirkan. Jadi, benar sekali jika wangi si Kecil bisa membuat seorang ibu lebih bahagia dan merasa nyaman!

Tak cuma sang ibu, ayah pun kadang ketagihan menciumi aroma tubuh si Kecil
Tak cuma sang ibu, ayah pun kadang ketagihan menciumi aroma tubuh si Kecil

George Preti, PhD dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia, menambahkan bahwa aroma tubuh bayi bisa menyebabkan candu dikarenakan lapisan berwarna putih atau vernix caseosa yang terbawa dari dalam rahim saat proses melahirkan. Aroma dari lapisan tersebut kemungkinan bertahan lama pada kulit bayi meskipun sudah dimandikan atau dibersihkan. 

Meski sudah punya wangi alami yang enak dicium, tapi menjaga kebersihan tubuh bayi tetap penting lho, B’timers! Memandikannya secara rutin dengan pilihan produk yang tepat akan menjadikan kulit buah hati lebih sehat dan terawat.

Share This Article