Di Antara 2 Makanan Ini, Mana yang Paling Tinggi Nutrisinya? | Breaktime
Di Antara 2 Makanan Ini, Mana yang Paling Tinggi Nutrisinya?
02.05.2015

Geliat hidup sehat yang dilakukan dengan cara memperbaiki gaya hidup dan pola makan semakin hari mulai banyak diminati. Tak hanya olahraga, kebiasaan picky eaters pada sejumlah makanan demi mendapatkan asupan bernutrisi pun makin jamak dilakukan.

Nah, bicara soal picky eaters dalam hal gizi makanan, di antara tahu dan tempe, makanan mana sih yang menurut B’timers paling bernutrisi? Well, sepintas kedua makanan yang sama-sama terbuat dari kacang kedelai ini memang bisa bikin B’timers cukup bingung untuk menentukan jawaban.

Namun, bila melihat dari proses pembuatan keduanya, maka jelas, terdapat kandungan gizi yang berbeda di antara keduanya. Kalau selama ini B’timers lebih memilih untuk mengonsumsi tahu, yuk simak proses apa saja yang terjadi dibaliknya.

Tahu dibuat dari kedelai yang telah dihancurkan dan diambil sarinya. Selanjutnya, sari tahu yang sudah jadi akan diendapkan, sebelum akhirnya ditambahkan dengan zat koagulan dan membeku menjadi tahu.

Sementara itu, bagi B’timers yang lebih gemar mengonsumsi tempe, proses pembuatannya bisa dibilang berbeda 180 derajat dari tahu. Tempe dibuat dengan cara fermentasi biji kedelai melalui beberapa tipe kapang (bakteri fermentasi). Kapang tersebut nantinya yang akan menghidrolisis senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh tubuh.

Proses fermentasi tempe ternyata bikin kandungan nutrisinya terjaga
Proses fermentasi tempe ternyata bikin kandungan nutrisinya terjaga

Tak hanya itu, proses fermentasi yang terjadi pada tempe ternyata dapat menghancurkan senyawa-senyawa anti-nutrisi yang secara alami terdapat pada kacang kedelai. Senyawa tersebut di antaranya adalah fitoestrogen, goitrogen, sayotoksin, inhibitor tripsin, serta asam fitat. 

Padahal, keberadaan asam fitat yang terlalu tinggi dalam produk olahan kedelai dapat menganggu proses pencernaan beberapa mineral penting lainnya dalam tubuh seperti zat besi, tembaga, zinc, magnesium, serta kalsium yang keberadaannya sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang B’timers!

In this case, bisa dikatakan kalau tempe ternyata memiliki kandungan nutrisi yang lebih unggul lantaran proses fermentasi yang dialaminya berhasil menghilangkan senyawa-senyawa antinutrisi yang “mengerikan” tersebut. So, for B’timers who are picky eaters and highly concern on nutrition, sekarang jadi bisa memutuskan makanan mana yang bakal jadi pilihan pertama untuk dikonsumsi, bukan?

Share This Article