Bolehkah Vaginal Douching untuk Daerah Kewanitan?|BREAKTIME
Benarkah vaginal douching dianjurkan untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan?
11.02.2015

B’timers, pasti sudah tak asing kan dengan iklan produk pembersih organ kewanitaan yang sering muncul di televisi? Ya, saat ini memang cukup banyak produk antiseptik yang dibuat untuk menjaga kebersihan organ intim. Proses mengusapkan atau menyemprotkan cairan semacam itu dikenal dengan nama vaginal douching.

Vaginal douching sendiri diklaim dapat mencegah timbulnya bau tak sedap yang disebabkan oleh bakteri, menghilangkan rasa gatal akibat jamur, dan mengobati keputihan. Namun benarkah cara satu ini memang baik dilakukan jika dilihat dari segi medis?

Jawabannya: tidak! Sebab, vaginal douching dapat memicu beberapa penyakit seperti floral vagina, kanker serviks, hingga infertilisasi. Memang benar vaginal douching bisa membuat organ intim jadi terasa lebih kesat dan wangi, namun ternyata efeknya tak hanya berhenti di situ saja, B’timers!

Efek samping vaginal douching dalam jangka panjang

Benarkah vaginal douching dianjurkan untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan?

Menggunakan produk pembersih organ kewanitaan dalam jangka panjang ternyata memiliki beberapa efek menyeramkan seperti yang sudah Breaktime sajikan dalam informasi berikut ini:

  • Merubah keseimbangan pH vagina

Vaginal douching menyebabkan perubahan pH dan meningkatkan konsentrasi mikroba dalam vagina, terutama jika tabung penyemprot kurang terjaga kebersihannya. Perubahan pH ini membuat organ intim rentan terkena infeksi bakteri.

  • Kanker serviks

Vaginal douching yang dilakukan setiap seminggu sekali dapat meningkatkan risiko kanker serviks. Sebab, cairan yang disemprotkan bisa tertinggal pada mulut vagina. Jika hal ini dibiarkan maka akan mengaktifkan sel-sel kanker yang bisa membahayakan nyawa B’timers.

  • Komplikasi kehamilan

Vaginal douching juga bisa menyebabkan kemandulan, risiko kehamilan ektopik, dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Nah B’timers, ternyata yang tampak baik tak selalu bagus untuk tubuh kan? Maka dari itu, mulai saat ini atasi gangguan pada organ kewanitaan dengan cara yang lebih aman, jika perlu datang langsung ke ahlinya!

Share This Article