Benarkah Makan Nanas Saat Hamil Bisa Menggugurkan Kandungan? | BREAKTIME
Benarkah Makan Nanas Saat Hamil Bisa Menggugurkan Kandungan?
14.04.2015

Terdapat anggapan yang berkembang di masyarakat luas bahwa mengonsumsi buah nanas bisa menyebabkan rahim menjadi kering, gangguan kesuburan, hingga keguguran. Benarkah demikian? Ataukah semua itu hanya sekadar mitos belaka?

Salah seorang pakar nutrisi yang tercantum sebagai Registered Public Health Nutritionist (RPHNutr) London, Dr Rana Conway PhD menjelaskan lebih detail seputar mitos mengerikan buah nanas pada kehamilan yang berkembang di masyarakat.

Melalui bukunya berjudul “What to Eat When You’re Pregnant” yang terbit di bulan Oktober 2011 silam, Dr Conway meluruskan kesalahpahaman tentang kandungan senyawa bromelain dalam buah nanas. Rumor yang berkembang menyatakan bahwa bromelain dapat menghancurkan protein yang merupakan unsur utama pembentuk janin di awal kehamilan.

Benarkah Makan Nanas Saat Hamil Bisa Menggugurkan Kandungan? | BREAKTIME
Nanas aman untuk kehamilan, asal dikonsumsi dengan tepat

Selanjutnya, bromelain dipercaya akan mengakibatkan pendarahan serta keguguran pada tubuh sang ibu. Memang benar bahwa bromelain dalam dosis tinggi seperti yang terdapat dalam bentuk tablet ataupun kapsul dapat meningkatkan risiko keguguran. Namun, dampak yang sama tidak serta-merta terjadi ketika seorang wanita hamil mengonsumsi buah nanas, kok.

Menyantap satu hingga dua potong nanas setiap minggu di awal masa kehamilan pada umunya tidak memberikan efek berbahaya pada janin. Lain halnya bila B’timers mengonsumsi tujuh hingga sepuluh buah nanas utuh sekali waktu. Tingginya kadar bromelain di dalamnya inilah yang akan berpotensi untuk menimbulkan masalah besar bagi kesehatan Anda dan buah hati.

Ketika buah nanas dikonsumsi dalam kadar yang seimbang, janin akan mendapatkan nutrisi penting seperti vitamin C yang bagus untuk mendukung produksi kolagen bagi pertumbuhan kulit, tulang rawan, serta tendon bayi. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan pasokan zat besi yang bagus untuk produksi sel darah merah dan folat guna mencegah adanya cacat kelahiran.

Nah, kini B’timers tak perlu lagi was-was dengan mitos seram buah nanas pada pertumbuhan janin dalam kandungan, bukan? Namun, tetap saja, untuk menambahkan menu apapun ke dalam program diet kehamilan, pastikan B’timers telah melakukan konsultasi dengan dokter kandungan sebelumnya, ya.

Share This Article