Benarkah Anda Bisa Mengatur Mimpi? | BREAKTIME
Benarkah Anda Bisa Mengatur Mimpi?
14.03.2015

“Dreaming permits each and every one of us to be quietly and safely insane every night of our lives.”

B’timers pernah bermimpi? Di antara sekian banyak mimpi yang pernah menghias alam tidur Anda, pasti ada satu mimpi yang sangat indah. Di saat itulah B’timers mulai bergumam sendiri “if only returning to sleep would take us back there”, right?

Mengalami mimpi indah memang kerap memancing orang untuk bertanya-tanya tentang mungkinkah seseorang dapat mengatur mimpi sesuai yang diinginkannya. Well, kalau Anda ingat aksi Dom Cobb (Leonardo DiCaprio) dan rekannya dalam film “Inception” (2010), keduanya mengatur bisa mimpi melalui penggunaan obat-obatan dan profil psikologis, bukan?

Pengaturan mimpi tersebut menjadikan Dom sampai pada mimpi spesifik terkait orang yang ingin dilihatnya. But, the thing is, dream control actually isn’t entirely a Hollywood fantasy. Yap, seseorang bisa mengendalikan mimpinya asalkan ia berada pada fase lucid dream alias sebuah kondisi saat seseorang sadar bahwa ia sedang bermimpi.

Lucid dream sendiri dibagi menjadi beberapa level yang mana semakin tinggi kesadaran yang dimiliki, semakin bebas dan leluasa pula Anda melakukan proyeksi pemunculan obyek. Bahkan tak sekedar memproyeksikan sebuah benda, lucid dream juga dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah atau mengakhiri pengalaman mimpi buruk.

Istilah lucid dream sendiri sejatinya pertama kali muncul di tahun 1913 ketika seorang pesikolog dam ilmuwan mimpi dari Belanda, Frederick Van Eeden menerbitkan jurnal berjudul “A Study of Dreams.” Dalam jurnalnya tersebut, ia merekam 352 lucid dream yang dialaminya dari tahun 1898 dan 1912.

Selanjutnya, di abad 20 dan 21, Dr. Stephen LaBerge, seorang dosen di Stanford University melakukan penelitian mendalam soal lucid dream. Pada akhirnya, penelitian tentang lucid dream yang juga dikerjakannya bersama dengan dr. Lynn Nagel mendapatkan pengakuan secara ilmiah. Tertarik untuk mengatur mimpi Anda, B’timers?

Share This Article