Apa Istilah Medis untuk “Masuk Angin”? | Breaktime
Apa Istilah Medis untuk “Masuk Angin”?
27.04.2015

Masuk angin. Penyakit yang satu ini memang terdengar sepele, namun dengan lihainya ia bisa menyerang siapa saja dan kapanpun, tak mengeal usia. Pasti B’timers juga pernah terserang masuk angin, bukan? Terutama saat kelelahan, cuaca dingin, atau sehabis melakukan aktivitas di suatu tempat yang menyebabkan Anda banyak terkena hembusan angin.

Biasanya, ketika mengalami masuk angin muncul gejala seperti meriang atau menggigil, merasa kedinginan, perut kembung, mudah lelah dan mengantuk, badan dan otot pegal, serta kepala pusing. Selain itu, Anda juga akan mengalami pilek, demam, mual dan muntah, berkeringat dingin, sulit untuk buang angin maupun bersendawa, serta berkurangnya nafsu makan.

Meski terlihat seperti bukan sebuah penyakit yang serius, tetapi masuk angin bisa sangat mengganggu kegiatan kita, ya. Tetapi, tahukah B’timers apa istilah medis untuk masuk angin? Tidakkah Anda merasa penasaran bagaimana para dokter dan ahli medis menyebut penyakit yang satu ini?

Masuk angin, sakit yang “sepele” tapi mengganggu
Masuk angin, sakit yang “sepele” tapi mengganggu

Well, the truth is, penyakit masuk angin sebenarnya tidak ada dalam dunia kedokteran! Karena itulah, tak ada istilah medis untuk masuk angin, so the answer is nothing. Gejala yang dialami ketika masuk angin sebenarnya merupakan gejala dari penyakit-penyakit lain. Dan jenis penyakitnya bergantung pada gejalanya.

Misalnya, perut kembung bisa jadi menandakan sakit maag atau gangguan pencernaan. Sementara, pusing, pilek, dan demam serta badan meriang bisa merupakan gejala sakit flu. Sedangkan jika badan dan otot terasa pegal bisa saja itu terjadi karena Anda kecapekan serta kurang istirahat.

Nah, lain lagi dengan idiopathy. Dalam dunia medis, idiopathy merupakan penyakit yang tidak diketahui penyebabnya atau terjadi begitu saja, B’timers. Contohnya, pulmonary fibrosis atau luka pada paru-paru. Pada sebagian pasien, penyebabnya memang bisa diidentifikasi. Namun pada sebagian pasien lainnya tak bisa diketahui penyebabnya dan kondisi inilah yang dinamakan idiopathic pulmonary fibrosis. Hingga kini juga belum ditemukan obat khusus untuk penyakit ini.

Back to the topic, kini B’timers sudah tahu kan, kalau selama ini masyarakat Indonesia telah salah kaprah dengan istilah “masuk angin”? Jika Anda merasakan gejala seperti masuk angin yang dirasa cukup parah atau mengganggu, sebaiknya periksakanlah ke dokter untuk memastikan apa sebenarnya penyakit yang menyerang Anda. 

Share This Article