Undang Mantan ke Pernikahan, Yay or Nay? | Breaktime
Undang Mantan ke Pernikahan, Yay or Nay?
29.08.2016

Banyak hal yang harus disiapkan untuk menggelar sebuah acara pernikahan. Salah satunya adalah undangan. Anda pasti akan sangat mempertimbangkan siapa saja yang akan Anda undang ke acara pernikahan dan jangan sampai ada yang terlewat.

Well, B’timers pasti punya masa lalu, kan? Ketika Anda teringat mantan Anda, tentu Anda akan berpikir apakah sebaiknya ia diundang atau tidak? Lalu bagaimana? Apakah seseorang harus mengundang mantan kekasihnya dalam acara pernikahannnya? Berikut penjelasan agar Anda tak perlu bingung lagi.

Bisa membangkitkan kenangan

Di satu sisi banyak orang yang menganggap bahwa kehadiran mantan kekasih pada acara pernikahan sangat mengganggu. Mungkin mereka merasakan emosi dan mengingat kenangan buruk bersama masa lalunya.

Dalam sebuah buku, Emily Post’s Wedding Etiquette menyebutkan bahwa sebaiknya tidak perlu mengundang mantan kekasih dalam sebuah pernikahan karena akan menimbulkan suasana canggung yang dapat mengganggu pesta bahagia Anda dengan pasangan baru Anda.

Undang Mantan ke Pernikahan, Yay or Nay? | Breaktime
Jangan sampai mantan merusak mood saat hari bahagia Anda

Jika hubungan tetap terjalin dengan baik

Namun di sisi lain, tidak sedikit pula orang yang menganggap mantan kekasih adalah teman yang baik. Kembali lagi, semua itu tergantung bagaimana Anda menjalin hubungan dengan mantan Anda. Menjaga hubungan baik dengan mantan adalah hal yang baik dan positif.

Ingatlah bahwa pernikahan adalah hari yang sangat emosional. Semua itu tergantung pada diri Anda apakah akan mengundang mantan kekasih atau tidak pada acara sakral yang akan Anda lakukan. Jika Anda berpisah dengan cara yang buruk, sebaiknya hindari untuk mengundang sang mantan ke pernikahan Anda. Namun, jika Anda berpisah dengan cara yang baik dan tetap menjalin hubungan pertemanan, tak ada salahnya untuk membagi kebahagiaan Anda dengannya, B’timers. (vpd)

Share This Article