Traveling Saat Masa-Masa Kehamilan, Siapa Takut? | Breaktime
Traveling Saat Masa-Masa Kehamilan, Siapa Takut?
12.10.2017

Masa-masa kehamilan adalah masa dimana banyak ibu yang harus bekerja keras untuk menjaga kesehatan tubuhnya dan juga bayi yang ada dalam kandungan. Tak heran jika hampir semua ibu hamil akan menjadi lebih cerewet dan protektif. Sebenarnya semua itu tergantung dengan kondisi fisik sang ibu. Tak sedikit pula ibu hamil yang bisa traveling kemana-mana. Bicara tentang traveling, apakah boleh wanita melakukan perjalanan selama masa kehamilannya?

Biasanya, di 12 minggu pertama dan setelah memasuki minggu ke-36 masa kehamilan, para ibu tidak disarankan untuk bepergian jauh. Resiko keguguran sangat tinggi dan wanita hamil akan sering merasa mual serta cepat lelah. Namun semua itu tergantung dengan bagaimana saran dokter ketika Anda akan bepergian jauh. Satu hal yang paling penting sebenarnya adalah membuat diri Anda tetap nyaman saat sedang traveling. Bagaimana membuat ibu hamil tetap nyaman saat sedang bepergian?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Swipe Left Tinder yang berujung Tindstagramming

Jelas hal pertama yang harus dilakukan adalah konsultasi ke dokter kandungan. Sebenarnya semua ibu hamil boleh saja bepergian. Hanya saja untuk ibu hamil yang mengalami komplikasi tidak disarankan. Beberapa komplikasi yang menghalangi ibu hamil untuk traveling antara lain masalah pada leher rahim seperti inkompetensi serviks, pendarahan pada vagina, kehamilan kembar, tekanan darah tinggi, masalah pada plasenta, diabetes gestasional, pernah keguguran, pernah mengalami kelahiran prematur, dan lain-lain.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa tidak disarankan ibu hamil traveling pada trimester pertama dan kedua. Lebih baik jika Anda memang ingin bepergian, lakukanlah pada kehamilan minggu ke-14 sampai minggu ke-28 kehamilan.

Beberapa hal yang harus disiapkan saat traveling pada masa-masa kehamilan adalah dengan apa Anda bepergian. Jika menggunakan pesawat, Anda harus memeriksa dan mengetahui kebijakan dari maskapai penerbangan. Jangan lupa juga saat booking, mintalah tempat duduk dengan posisi kursi yang nyaman. Sebaiknya pilih kursi dekat lorong untuk membudahkan pergerakan Anda keluar masuk dan pergi ke toilet.

Traveling Saat Masa-Masa Kehamilan, Siapa Takut? | Breaktime
Traveling pada masa-masa kehamilan, bolehkah?
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ini Dia Gaya Bercinta Favorit Kaum Muda Milenial

Konsumsi juga banyak air putih saat terbang, karena di udara kelembabannya sangat rendah. Setiap 30 menit sekali, Anda juga disarankan untuk menggerakkan anggota tubuh untuk melancarkan peredaran darah. Penurunan tekanan udara akan mengurangi kadar oksigen dalam darah. Gunakan stoking atau kaos kaki untuk mencegah pembengkakan pada kaki.

Jika menggunakan transportasi darat, jangan pernah mengendarainya sendiri dalam jarak jauh. Pakai sabuk pengaman dengan posisi menyilang di antara payudara dan tali bawah menahan tulang panggul untuk mengurangi guncangan. Anda juga harus menjaga sirkulasi udara dalam mobil tetap lancar. Lakukan juga kegiatan untuk melancarkan peredaran darah dengan turun dari mobil setiap dua jam sekali.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Teknik Blowjob Terbaik demi Kepuasan Pasangan

Nah, kalau Anda memilih transportasi laut, juga ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk membuat perjalanan tetap nyaman. Sama halnya dengan pesawat terbang, Anda juga harus mengetahui kebijakan jasa transportasi laut. Anda juga harus mencari tahu apakah transportasi laut itu menyediakan layanan medis. Jangan lupa untuk membawa camilan dan minum banyak air putih.

Well, sekarang Moms tak perlu takut lagi untuk bepergian pada masa-masa kehamilan, yang penting jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda, ya.



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE