Swipe Left Tinder yang berujung Tindstagramming | Breaktime
Swipe Left Tinder yang berujung Tindstagramming
07.10.2017

B’timers yang pernah menggunakan aplikasi online dating seperti Tinder atau OkCupid pastinya sudah terbiasa dengan pengalaman matched dan unmatched. Menemukan profil yang menarik di aplikasi online dating memang harus bersiap mengalami kekecewaan karena unmatched maupun tidak mendapat respon positif dalam pesan singkat melalui aplikasi. Di situlah letak keseruan menggunakan aplikasi online dating, bukan? Serunya menelusuri profil-profil yang tak kalah menarik satu sama lain sambil menanti status match atau unmatched tentunya tak bisa ditemukan saat Anda mendekati lawan jenis di dunia nyata.

Sayangnya, penggunaan online dating tak selalu aman dan bebas masalah. Beberapa aplikasi seperti Tinder memiliki fitur yang menghubungkan akun pengguna dengan akun media sosial lainnya seperti Instagram. Fitur tersebut rupanya memunculkan fenomena stalking lintas aplikasi yang dilakukan oleh pengguna Tinder yang tak terima usai menerima penolakan dari sesama profil Tinder. Fitur tersebut memungkinkan pengguna Tinder lainnya untuk mengetahui dan mengontak akun Instagram Anda. Lalu di mana letak bahayanya?

Normalnya, pengguna Tinder bisa swipe right saat merasa tertarik dengan profil tertentu, demikian juga dengan fitur swipe left yang bisa Anda klik saat merasa kurang sesuai dengan profil tertentu. Uniknya, aplikasi Tinder tidak memungkinkan sesama pengguna untuk mengirimkan pesan pribadi kepada profil yang unmatched, berbeda dengan aplikasi online dating lainnya seperti OkCupid. Apabila B’timers menggunakan OkCupid, misalnya, Anda bisa dengan mudah mengirim pesan pribadi ke profil lain meskipun prosentase match Anda sedikit. Privasi yang ditawarkan aplikasi Tinder tersebut rupanya menjadi senjata makan tuan dengan adanya fitur koneksi antara akun Tinder dan Instagram.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ini Dia Gaya Bercinta Favorit Kaum Muda Milenial

Ternyata apabila B’timers mengaktifkan fitur ini, pengguna Tinder lain bisa dengan mudah mengetahui akun Instagram Anda. Beberapa pengguna Tinder yang merasa kecewa bahkan tidak terima dengan status unmatched tersebut biasanya akan mencari cara untuk mewujudkan rasa ngebet yang kelewat besar kepada Anda. Profil tersebut bisa saja melakukan stalking kea kun Instagram Anda, bahkan mengirimkan direct message. Kecuali apabila akun Instagram Anda terproteksi sehingga tidak memungkinkan pengguna lain untuk follow tanpa persetujuan Anda, pengguna Instagram lain bisa saja meneror Anda melalui pesan singkat di Instagram. 

Swipe Left Tinder yang berujung Tindstagramming | Breaktime
Mencari teman kencan via Tinder juga bisa berujung pelanggaran privasi lho!

Fitur tersebut hingga kini masih banyak dimanfaatkan oleh berbagai profil Tinder yang tidak mau menerima penolakan. Meski sejatinya merupakan pelanggaran batas privasi individu, Tindstagramming hingga kini masih menjadi tren yang menjamur di kalangan pengguna Tinder. Sebelum dicetuskannya istilah Tindstagramming, stalking sebenarnya merupakan hal yang sudah sering dilakukan oleh banyak pengguna media sosial. Unggahan yang mengungkapkan berbagai aspek kehidupan pribadi di profil media sosial merupakan sasaran empuk bagi para stalker.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Teknik Blowjob Terbaik demi Kepuasan Pasangan

Parahnya, kebanyakan pemberitaan di media sosial dan Internet secara luas dengan salah kaprahnya menjadikan perilaku stalking sebagai kebiasaan yang lumrah di dunia online dating. Tak hanya melalui aplikasi khusus kencan dunia maya, stalking sudah banyak dilakukan di Facebook, Twitter, Instagram, maupun media sosial lainnya untuk mencari tahu kehidupan pribadi dari gebetan. Stalking akan berujung mengganggu apabila sang pengintai tersebut tak sekedar mengamati unggahan Anda, namun berlanjut dengan mengirim pesan pribadi yang cenderung meneror. Tak jarang kasus stalking di dunia maya yang kemudian berlanjut dengan stalking sungguhan di dunia nyata.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Nyalakan Kembali Gairah Bercinta Pasangan Anda

Tentu saja, fenomena Tindstagramming bukan menjadi penghalang bagi B’timers untuk berselancar di aplikasi online dating. Banyaknya pasangan yang berlanjut ke tahap hubungan yang lebih serius setelah berkenalan via online dating seakan membuktikan bahwa kencan dunia maya tak selamanya main-main. Meski demikian, masih banyak juga pengguna aplikasi online dating yang sekedar mencari casual date atau teman ngobrol. Intinya, B’timers, selalu gunakan media sosial dengan bijak demi kenyamanan kehidupan pribadi Anda ya! Bagi pengguna Tinder, sebaiknya Anda tidak turut serta meramaikan fenomena Tindstagramming ini karena sangat menganggu privasi pengguna lain. (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE