Sudah Siapkah Hati Anda untuk Menikah? | Breaktime
Sudah Siapkah Hati Anda untuk Menikah?
19.10.2015
Don't marry the person you think you can live with; marry only the individual you think you can't live without.

James Dobson

Siapa yang tidak ingin menikah? Sepertinya tidak ada orang yang ingin melajang seumur hidupnya. Namun, tentu saja menikah juga ada waktunya, perlu persiapan yang matang untuk semua perubahan yang akan terjadi. Jangan terburu-buru karena merasa kehabisan waktu atau sudah diserbu banyak pertanyaan. Berikut ini 4 pertanda bahwa hati Anda belum benar-benar siap menikah:

Egois atau mementingkan diri sendiri

Sudah Siapkah Hati Anda untuk Menikah? | Breaktime
Pernikahan akan sangat rapuh jika dilandasi dengan keegoisan

Jika Anda masih saja memiliki sifat egois dan sangat mementingkan diri sendiri, sebaiknya tunda terlebih dahulu niat untuk menikah. Pernikahan sebaiknya didasari dari sifat saling memberi dan menerima. Pernikahan akan sangat rapuh sekali jika Anda hanya mementingkan diri sendiri dan tidak punya ruang untuk orang lain.

Anda memiliki masa lalu yang belum terselesaikan

Sudah Siapkah Hati Anda untuk Menikah? | Breaktime
Jika masa lalu belum selesai, urungkan niat menikah terlebih dahulu

Jika masih memiliki masa lalu yang belum terselesaikan, dalam artian masih mencintai mantan pasangan, pikir ulang untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Josephine Ferrarro, seorang clinical social worker di New York  mengatakan, pernikahan yang masih dibayangi masa lalu akan memicu keretakan bahkan hingga kekerasan dalam rumah tangga.

Dihantui rasa ragu

Sudah Siapkah Hati Anda untuk Menikah? | Breaktime
Jangan menikah terlebih dahulu jika rasa ragu masih menyelimuti

Sebelum meminta seseorang untuk menjadi pendamping hidup Anda, pastikan terlebih dahulu tidak ada keraguan yang besar dalam hati. Agar nantinya kelak setelah menikah tidak ada pihak yang akan Anda salahkan atas masalah-masalah yang terejadi dalam rumah tangga. Jika Anda masih saja ragu dengan pernikahan, cari tahu apa sebabnya.

Masih suka bermain-main dengan perasaan orang lain

Sudah Siapkah Hati Anda untuk Menikah? | Breaktime
Hati bukanlah sebuah permainan, seriuslah dan yakinkan diri hanya pada satu orang

Jika hati sudah bisa menerima sosoknya dengan sangat baik, Anda tidak akan bermain-main dengan yang lainnya. Dengan kata lain, jika Anda msih saja mempermainkan banyak hati, urungkan niat terlebih dahulu untuk menjalin bahtera rumah tangga.

Pernikahan bukan perkara satu atau dua hari, melainkan selamanya. Jadi, pastikan bahwa hati B’timers sudah benar-benar mantap untuk menghabiskan sisa usia dengan seseorang sebelum memutuskan untuk menikah.

Share This Article