Siap Berpisah dengan yang Terkasih? Answer This! | Breaktime
Siap Berpisah dengan yang Terkasih? Answer This!
01.11.2015

Bersanding bersama orang yang kita sayang di dalam ikatan suci pernikahan adalah sebuah kebahagiaan tak ternilai dari Tuhan. Apalagi saat ini sudah ada buah hati yang menjadi warna cerah di keluarga kecil Anda. Dengan berjalannya waktu, banyak terjadi perubahan terjadi dalam keluarga.

Dimulai dari tumbuhnya anak dan semakin matangnya cara berpikir Anda dan pasangan. Akan tetapi, hal yang kurang menyenangkan pun bisa saja terjadi seperti sebuah permasalahan yang berhubungan dengan kesetiaan atau perbedaan prinsip.

Tidak semua pasangan bisa mengatasi permasalahan ini dan memilih untuk berpisah di tengah perjalanan panjangnya. Namun, apakah B'timers siap meninggalkan pasangan demi permasalahan kecil tersebut? Sebelum memutuskan hal itu, jawab dulu beberapa pertanyaan berikut ini:

1. Can we still work "it" out?

Selalu ingat B'timers, Tuhan menciptakan sebuah masalah lengkap dengan penyelesaiaan. Akankah Anda pergi dari orang yang dicintai hanya karena keegoisan diri? Coba pikir ulang dan rundingkan bersamanya apa yang menjadi penyebab dari pertengkaran ini. Kemudian carilah jalan keluar dan tanyakan padanya apakah hubungan ini masih bisa berjalan kembali.

Apabila itu masih terasa berat, cobalah untuk mengingat kenangan manis dan juga perjuangan hebat Anda saat bertahan bersama pasangan. Hal ini tentunya sangat membantu untuk tetap kuat menghadapi berbagai permasalahan.

Siap Berpisah dengan yang Terkasih? Answer This! | Breaktime
Perpisahan mungkin jalan yang terbaik

2. How will the separation affect us?

Apabila langkah pertama tetap tidak bisa memperbaiki keadaan, coba tanyakan pada diri Anda tentang dampak yang terjadi akibat dari perpisahan ini. Ingatlah, dulu Anda pernah mengucapkan janji setia di depan saksi agar bisa bersanding dengan pasangan. Apabila Anda berpisah, pasti akan ada yang hilang dari diri Anda, bukan?

3. Did you spend some time together?

Mungkin inilah yang menjadi penyebab mengapa keretakan keluarga Anda terjadi. Saat sudah menikah dan memiliki anak, banyak paasangan yang melupakan waktu untuk berduaan. Padahal, menghabiskan quality time bersama bisa memperbaiki keadaan. Dan perasaan-perasaan yang semakin menipis atau bahkan menghilang saat Anda jarang bertemu bisa kembali terbentuk lagi.

4. How will it affect our children?

Selain memperhatikan pasangan, sebuah perceraian tentunya berimbas pada anak. Tidak hanya berdampak pada kesedihan saja, kepribadian serta rasa hormat terhadap salah satu orang tuanya tentu akan terlihat setelah terjadinya perceraiaan. Pikirkan masak-masak hal ini, B'timers, karena setiap anak di dunia ini pasti menginginkan keluarga yang utuh meskipun desakan dari dalam dan luar tetap menghantui.

Beberapa poin di atas adalah pertanyaan besar yang wajib Anda bpikirkan sebelum berpisah dengan yang terkasih. Akankah Anda tetap memilih untuk berpisah demi keputusan sepihak?

Share This Article