Cara Tepat Mengatasi Pacar Sensitif dan Bikin Galau | Breaktime
Si Dia Sensitif dan Suka Bikin Galau? Atasi dengan Tips Ini!
09.07.2015
“Man may have discovered fire, but women discovered how to play with it.” – Candace Bushnell

Dalam hubungan apapun terutama pacaran, B’timers pasti mengenal yang namanya take and give. Kalau dalam istilah biologi, itu biasa kita kenal dengan istilah simbiosis mutualisme, atau sama-sama saling menguntungkan. Nah, apa jadinya kalau dalam berpacaran, kita justru lebih sering galau karena si dia tergolong orang yang sensitif? Biar tidak lelah karena selalu mengalah, ini dia yang perlu dipahami lebih dalam tentang karakter seseorang yang sensitif:

  • Orang yang sensitif cenderung amat sangat mudah terbawa perasaan. Untuk wanita, akan lebih mudah menangis, dan para pria umumnya sangat mudah marah atau terbawa emosi.
  • Tak semua orang sensitif adalah introvert. Sensitif tidak serta-merta berarti introvert, bahkan 30% dari orang yang berkepribadian sangat sensitif justru merupakan extrovert!
  • Hal-hal yang berbau pengambilan keputusan membuat gugup orang yang sensitif. Bahkan, mereka bisa jadi kebingungan saat ditanya ingin makan malam di mana. Ini karena mereka sangat takut salah.
  • Sangat peka dengan situasi dan kondisi. Ada sedikit perubahan dalam intonasi berbicara saja, mereka langsung tahu ada yang tidak beres atau tidak biasa.
  • Namun mereka adalah pendengar yang baik. Kapan saja dibutuhkan, mereka siap menyodorkan bahunya untuk dijadikan tempat bersandar, dan siap mendengarkan segala keluh kesah. Bersamanya membuat kita merasa nyaman.
Berpacaran dengan orang yang sensitif sekaligus melatih diri untuk lebih peka dan peduli
Berpacaran dengan orang yang sensitif sekaligus melatih diri untuk lebih peka dan peduli
  • Jangan mengajak mereka nonton film baru yang ber-genre pembunuhan kejam, penuh kekerasan dan banyak darah. Itu bisa berpengaruh buruk bagi perasaan orang yang sensitif.
  • Kritikan membuat orang sensitif cukup menderita. Jadi, sebisa mungkin aturlah bahasa dan nada bicara B’timers saat ingin melontarkan kritik terhadap si dia yang sensitif.
  • Kadang orang sensitif menganggap lelucon dengan terlalu serius, karena itulah mereka kerap dibilang “begitu saja dimasukkan ke hati”. Padahal bawaan mereka memang seperti itu dan sulit mengontrolnya.
  • Orang yang sensitif punya toleransi rendah terhadap rasa sakit, meski itu hanya sedikit terbentur meja, atau tersandung saat melangkah. Itu karena mereka memang lebih mudah terpengaruh rasa sakit dibandingkan orang lain.
  • Mereka lebih senang dengan obrolan-obrolan yang dalam dan bermakna, apalagi dalam suatu hubungan. Jika tidak begitu, mereka cenderung lebih cepat bosan dan tak ingin mempertahankan hubungan.

Nah, kalau pasangan Anda memiliki perasaan yang sensitif, kini Anda jadi lebih tahu apa yang ada dalam hatinya, bukan? Jadilah pasangan yang baik dan lebih perhatian dengan si dia, B’timers.

Share This Article