Pilih untuk Menikah, Pacaran Lama atau Sebentar? | Breaktime
Pilih yang Mana untuk Menikah, Pacaran Lama atau Sebentar?
13.11.2015

Katanya, mempertahankan itu lebih sulit daripada mendapatkan. Apalagi dalam sebuah hubungan, menjaga hati pasangan justru lebih membutuhkan usaha dibandingkan saat masih proses pendekatan. Dan, entah itu pacaran dalam jangka panjang atau jangka pendek, tak ada yang bisa menjamin hubungan yang terjalin akan sampai pada pelaminan atau justru jadi sekedar teman.

Nah, manakah yang lebih baik, pacaran jangka panjang atau jangka pendek?

Pacaran jangka pendek

Tak semua hubungan ditakdirkan berlangsung untuk jangka panjang. Terkadang orang ingin menjalin hubungan secara fisik, mental dan spiritual tanpa menuju ke arah yang serius. Biasanya, hubungan ini semata didasari kebutuhan dasar untuk kepuasan seksual, menikmati waktu untuk bersenang- senang, serta merasakan pengalaman menjalin hubungan dengan orang baru.

Semuanya memang tak salah dan Anda bebas memilih, ingin menjalin hubungan untuk sekedar bersenang-senang atau memang untuk jangka panjang. Namun, yang terpenting adalah komunikasi dengan pasangan Anda. Bicarakan apa yang menjadi keinginan Anda dan teruskan saja jika memang pasangan Anda memilki pemikiran dan tujuan yang sama.

Pacaran jangka panjang

Pada suatu titik tertentu, seseorang pasti ingin menjalin hubungan serius dan berlanjut hingga jangka waktu yang lama. Bisa jadi itu pacar, atau bahkan suami atau istri. Nah, seiring waktu berjalan, yang menjadi prioritas dalam sebuah hubungan juga akan berubah dan lamanya hubungan terjalin menjadi faktor utamanya.

Tentu Anda ingin memiliki pasangan yang bisa diajak berbagi cerita dan melakukan hal-hal seru bersama. Namun, lambat laun justru yang semakin terlihat adalah kebiasaan-kebiasaan buruk pasangan. Inilah yang menjadi tantangan untuk tetap mempertahankan kesetiaan, komitmen, cinta, serta kasih sayang dalam berbagai aspek yang meliputi fisik, mental dan spiritual. Ini sekaligus menjadi tantangan bagi masing-masing untuk menjadi versi diri mereka yang terbaik.

Pilih untuk Menikah, Pacaran Lama atau Sebentar? | Breaktime
Hubungan jangka panjang maupun jangka pendek tetap membutuhkan komitmen

Tips untuk hubungan yang awet jangka panjang

  • Pelan-pelan saja

Kadang tanpa sadar kita terlalu terburu-buru ingin melangkah ke jenjang berikutnya. Selain itu, dalam prosesnya kita juga jadi semakin jauh dengan teman, keluarga, bahkan tak lagi fokus terhadap pekerjaan dan hobi kita.

  • Katakan yang Anda butuhkan

Ini menjadi kunci dalam sebuah hubungan. Berterus teranglah bahwa Anda membutuhkan waktu untuk sendiri dan fokus terhadap kehidupan Anda. Jangan abaikan diri Anda sendiri demi kelangsungan hubungan Anda.

  • Belajar berkata tidak

Belajarlah berkata tidak sekarang juga. Jangan selalu mengiyakan saat pasangan Anda ingin bertemu atau berduaan dengan Anda. Pada akhirnya, Anda memang harus terhubung dengan pasangan sambil tetap menjaga diri Anda sendiri. Akan lebih baik jika satu ditambha satu sama dengan dua daripada dua bagian menjadi satu.

Itulah yang perlu B’timers ketahui tentang pacaran jangka pendek dan jangka panjang, serta cara menjaga hubungan agar tetap langgeng sampai nanti. Sudah siap dan yakin dengan pasangan Anda hingga menikah? (md)

Share This Article