Penyebab Putusnya Hubungan Menjelang Pernikahan | Breaktime
Penyebab Putusnya Hubungan Menjelang Pernikahan
18.10.2016

Hanya menghitung hari, hingga Anda dan pasangan menggelar pernikahan yang akan menyatukan cinta seumur hidup, B’timers. Tapi semakin mendekat saat itu, Anda justru semakin merasakan lebih nyaman untuk tidak menikah. Bahkan Anda dan si dia pun mulai jarang saling berbagi kabar dan putus hubungan. Wah, cari tahu alasannya! Berikut penyebab putusnya hubungan menjelang pernikahan, B’timers!

Penyebab Putusnya Hubungan Menjelang Pernikahan | Breaktime
Jaga agar komunikasi tetap terjalin menjelang pernikahan, ya?

Kurangnya percakapan intim dengan pasangan

Percakapan adalah kunci dari terjalinnya keintiman dengan pasangan, B’timers. Dan biasanya menjelang hari pernikahan, kita semakin disibukkan dengan banyak hal. Nah, ini alasan Anda jarang memiliki waktu untuk berbincang dengannya. Padahal meski sibuk, komunikasi adalah hal utama yang harus dijaga.

Tingginya sikap egois masing-masing pasangan

Yang namanya hubungan tentu harus meninggalkan sikap egois, B’timers. Anda tahu pasangan sedang sibuk, namun enggan menghubunginya lebih dahulu. Ingat, bahwa di dalam cinta tidak seharusnya ada rasa pamrih. Keegoisan dan cemburu, justru akan menghancurkan hubungan menjelang pernikahan.

Baca juga : WAJIB TAHU, RISIKO PENULARAN HIV KARENA ORAL SEKS

Rasa saling menghargai antar pasangan hilang

Dan satu penyebab putusnya hubungan menjelang pernikahan adalah hilangnya rasa saling menghargai antar pasangan, B’timers. Anda marah karena dia tidak lagi perhatian. Anda semakin tidak sabar dengan segalanya. Bahkan kehilangan hormat pada pasangan. Wah, jangan heran jika hubungan Anda putus.

Penyebab Putusnya Hubungan Menjelang Pernikahan | Breaktime
Setiap orang punya masa lalu, jangan egois dengan kesalahannya

Amarah yang terlalu tinggi terhadap masa lalu

Semakin dekat dengan hari pernikahan, emosi akan semakin tidak mudah dijaga, lho, B’timers. Jika tidak pandai mengendalikan pikiran negatif, justru akan mengganggu hubungan Anda dengan pasangan. Dan emosi yang tidak Anda jaga, selain membuat komunikasi tidak efektif, juga dapat merusak keintiman.

Sikap negatif pasangan dijadikan alasan utama

Well, setiap orang tentu saja memiliki sisi negatifnya masing-masing, B’timers. Tidak terkecuali Anda dan pasangan. Keputusan kalian menikah bukan berarti Anda bisa mengubah sikap negatif yang ada di dalam dirinya, kan? Demikian juga Anda tidak mungkin bisa mengubah siapa diri Anda hanya karena menikah.

Untuk hubungan yang sehat, sebaiknya hindari penyebab putusnya hubungan menjelang pernikahan di atas, ya, B’timers? (NO)

Share This Article