Oh, God! Atasi Mantan yang Annoying dengan Ini! | Breaktime
Oh, God! Atasi Mantan yang Annoying dengan Ini!
17.01.2017

Kehidupan seolah berakhir ketika kita putus dengan kekasih. Anda pernah mengalami hal tersebut, kan, B’timers? Well, sekuat serta setegar apapun diri Anda, namun apabila hubungan asmara berakhir, inilah akhir dari segalanya. Kita bahkan bisa menangis berhari-hari, kehilangan nafsu makan dan enggan pergi keluar rumah. Meski matahari bersinar cerah, di mata kita dunia menjagi gelap gulita.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, Anda semakin menyadari bahwa itu semua bukanlah apa-apa. Kesedihan yang berlarut-larut, mulai tampak seperti gurauan yang menggelikan. Tentu saja semua yang pernah patah hati membutuhkan beberapa waktu untuk akhirnya menyembuhkan diri. BIsa saja karena kehadiran seseorang yang baru, atau semakin kuatnya diri dan hati kita.

Tetapi kadang-kadang, justru ketika kita sudah mampu menghadapi kenyataan, datang saatnya di mana mantan kembali menghubungi atau sekedar bertanya kabar melalui sahabat Anda. Wah, hal seperti ini akan langsung menghancurkan benteng pertahanan diri yang telah susah payah dibangun, nih, B’timers. Bayangan manisnya hubungan asmara bersama si dia kembali menyapa angan.

Well, di sinilah kita wajib mengetahui sikap yang harus diambil ketika mantan tiba-tiba saja datang, dan mengganggu. Ada banyak alasan kenapa mantan kekasih tiba-tiba mengirimkan pesan. Mungkin mereka merindukan  kita, atau mereka sedang bosan dan tidak tahu siapa yang bisa dihubungi. Dan apapun itu alasan mereka, kehadiran sosok masa lalu tetap saja sangat mengganggu, kan, B’timers?

Oh, God! Atasi Mantan yang Annoying dengan Ini! | Breaktime
Hadapi mantan dengan tegar. Photo by google.com

Hal pertama yang harus Anda ingat adalah, sebaiknya hindari keinginan membalas pesan atau panggilan telepon dari mereka. Karena hal tersebut justru akan menunjukkan betapa Anda terlihat menyedihkan, tanpa adanya kehidupan yang indah. Biarkan terlebih dahulu mereka menunggu balasan dari Anda. Jika perlu jangan memberikan jawaban hingga beberapa lama.

Sebelum Anda memberikan SMS balasan, sebaiknya pikirkan kembali apakah Anda akan memberikannya balasan atau tidak, B’timers. Jika iya, tetaplah santai dengan kalimat sederhana. Dan tak perlu bertanya terlalu banyak pada mereka. Cukup dengan “Bagaimana kabarmu?” saja. Selain itu hindari membuatnya menyadari Anda sengaja menghindar dari mereka, ya, B’timers.

Jangan pernah mengungkapkan betapa berat Anda harus melalui waktu setelah hubungan berakhir. Hal ini menunjukkan Anda masih mengharapkannya. Memang tidak ada larangan untuk mengirimi mantan pesan. Namun jika Anda takut dengan menjalin kontak dengannya berisiko menyakiti hati Anda sekali lagi, pastikan untuk menghindarinya. Ini adalah keputusan yang paling tepat.

Cobalah untuk mengerti situasinya. Kita memiliki kemampuan alami untuk mengetahui apa yang mereka inginkan dengan mengejar dan mengganggu kehidupan kita setelah putus. Mungkin mereka  mengharap kita kembali, atau merasa menyesal telah melukai kita dengan mengakhiri hubungan. Bacalah tanda dari bahasa mereka atau jika kalian bertemu, baca raut wajah yang dia tunjukkan.

Jika Anda mendapati bahwa mereka memiliki maksud yang tulus, kenapa justru Anda bersikeras untuk tetap bersembunyi di balik tembok dan menolak menjalin hubungan dengan mereka, B’timers? Pahami bahwa masa lalu tetap merupakan masa lalu. Dan ketika kalian kembali bertemu, disengaja atau tidak, ini adalah cerita baru untuk Anda dan mantan.

Tak perlu memaksakan untuk memperbaiki hubungan yang telah hancur. Anda bisa menjalin hubungan sebatas teman dengan mantan, kan, B’timers? Karena mungkin saja dengan kembalinya mantan Anda, bisa membantu memperluas jaringan bisnis yang sedang Anda bentuk. Jangan pernah menyesali apapun yang pernah terjadi di antara Anda berdua. People come and go for a reason, B’timers. (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE