Menikah Lagi? Hmm, Perhatikan Hal ini Dulu, deh! | Breaktime
Menikah Lagi? Hmm, Perhatikan Hal ini Dulu, deh!
14.01.2017

Tenggelam dalam lautan keputusasaan karena pernikahan pertama Anda tidak berjalan sesuai harapan, B’timers? Well, yang ada di bayangan kita tentu adalah “happily ever after”. Tetapi ketika kenyataannya kita memang belum ditakdirkan bertemu dengan seseorang yang pantas, memaksakan pernikahan tentu adalah sesuatu yang mengerikan. Ada kalanya kita dipertemukan dengan orang yang salah, agar dapat belajar menjadi orang yang tepat, B’timers.

Dan saat pilihan menikah lagi ada di depan Anda, tentu bayangan kegagalan pada pernikahan pertama akan terus menghantui. Sebelum memutuskan memberikan jawaban dari si dia untuk menikah, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu, lho. Jangan pernah membuat keputusan untuk menikah lagi dengan terburu-buru. Sebuah pernikahan yang penuh dengan cinta dan kebahagiaan tidak pernah dilakukan secara tergesa-gesa, lho.

Nah, berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum menikah lagi, B’timers!

Setidaknya tunggu dulu selama dua hingga tiga tahun setelah perceraian atau kematian pasangan Anda, sebelum Anda menerima ajakan seseorang untuk menjalin sebuah hubungan asmara secara serius. Dan ini bukanlah gurauan, B’timers. Kebanyakan orang membutuhkan waktu hingga beberapa tahun untuk bisa sepenuhnya sembuh dari perasaan terluka karena kegagalan dalam membina sebuah keluarga.

Menikah Lagi? Hmm, Perhatikan Hal ini Dulu, deh! | Breaktime
Terbukalah pada pasangan. Photo by google.com

Anda memang dapat memilih pasangan baru. Namun hal yang tidak akan pernah berubah adalah, Anda tetaplah diri Anda yang sebelumnya. Dan apa yang menjadi penyebab hancurnya pernikahan Anda yang pertama, sangat mungkin menjadi alasan rusaknya pernikahan kedua, ketiga hingga selanjutnya. Kecuali Anda telah belajar menjadi pribadi yang lebih baik dengan memegang penuh tanggung jawab, B’timers.

Well, setiap orang tentu saja memiliki kesempatan kedua. Demikian juga di dalam pernikahan. Namun yang perlu diingat adalah sangat penting untuk selalu belajar menjadi suami atau istri yang baik. Karena tidak pernah ada pasangan yang sempurna, tentu saja Anda yang harus menyempurnakan diri dengan cinta, B’timers. Pelajarilah kelemahan dan kelebihan yang Anda miliki dan belajarlah cara memaafkan.

Konflik terbesar dalam pernikahan kedua adalah kehadiran anak-anak. Ketika Anda sudah memiliki buah hati dari pernikahan sebelumnya, menjalin hubungan serius akan menjadi lebih sulit. Terlebih jika Anda memutuskan untuk menikah lagi. Anda mungkin akan mendapatkan pertentangan dari anak-anak jika ingin menikah lagi. Untuk itu sebaiknya konsultasikan kondisi ini bersama anak-anak terlebih dahulu.

Pernikahan kedua akan menjadi tantangan terbesar bagi Anda dan pasangan, B’timers. Pada pernikahan pertama, Anda masih merupakan orang yang baru. Setelah mengalami kegagalan, tentunya Anda belajar banyak hal. Itulah sebabnya seseorang terkadang cenderung menjadi lebih pemilih dan keras terhadap rencana pernikahannya yang selanjutnya, B’timers. Pikirkanlah matang-matang untuk menikah kembali.

Nah, karena Anda telah mengalami kehancuran dalam menjalin rumah tangga sebelumnya, untuk dapat mencegah terjadinya perceraian atau rusaknya hubungan di pernikahan kedua, waktu adalah hal yang perlu Anda pertimbangkan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Terburu-buru menyetujui ajakan pasangan baru untuk menikah, sangat mungkin karena pelampiasan saja bagi diri Anda pribadi, B’timers.

Untuk mendapatkan kehidupan rumah tangga yang sehat dan harmonis meskipun sebelumnya pernah mengalami kegagalan, bukanlah hal yang mudah. Anda perlu lebih mengenal diri sendiri. Dan bicarakan hal tersebut bersama pasangan baru Anda. Mintalah dia untuk mengerti. Karena sebenarnya, siapa, sih, yang tidak ingin mendapatkan kebahagiaan dalam pernikahan, B’timers? The right person will definitely comes in the right time. (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE