Katakan Ini Kepada Mereka tentang Hamil Tua Anda | Breaktime
Katakan Ini Kepada Mereka tentang Hamil Tua Anda
25.09.2017

Para Ibu hamil pasti sepakat bahwa masa-masa kehamilan memang penuh dengan suka-duka tersendiri. Perasaan cemas dan excited dalam menanti datangnya buah hati ke dunia tentu diiringi dengan ketidaknyamanan yang dirasakan tubuh Anda selama kurang-lebih 40 minggu atau 9 bulan. Setelah trimester pertama yang dipenuhi dengan masa adaptasi terhadap kondisi kehamilan seperti morning sickness hingga ngidam, datanglah trimester kedua yang secara umum merupakan masa kehamilan paling menyenangkan karena tubuh Anda sudah beradaptasi terhadap keberadaan janin. Selanjutnya, trimester ketiga bisa dibilang merupakan masa terberat selama hamil. Mengapa demikian?

Gerakan janin yang mulai nampak jelas pada trimester kedua tentu membuat Anda terharu dan bersemangat, ditandai dengan tendangan dan sundulan janin yang terasa di tulang rusuk maupun tulang kemaluan. Pada trimester ketiga, gerakan janin mulai menimbulkan ketidaknyamanan karena ukurannya yang membesar dan mememenuhi rahim Anda. Tak hanya itu, janin juga berputar posisi hingga kepalanya mulai bersiap mendekati jalan lahir menjelang akhir masa kehamilan Anda. Gerakan janin semacam itu tentu menimbulkan ketidaknyamanan berupa back pain, susah tidur, hingga perasaan cemas mengenai kehamilan Anda yang seakan tak lekas berakhir. Selain berbagai rahasia umum mengenai masa hamil tua tersebut, rupanya masih ada banyak hal yang sebaiknya diketahui oleh pasangan hingga orang terdekat mengenai kehamilan trimester ketiga kali ini.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kesalahan Bercinta yang Wajib Dihindari Pria

Memberikan tempat duduk kepada wanita hamil di kendaraan umum memang suatu hal yang dianjurkan di setiap negara. Beberapa ibu hamil di trimester pertama dan kedua akan menolak tawaran tersebut dengan halus apabila masih merasa sanggup untuk berdiri. Sayangnya, bagi ibu hamil di trimester ketiga yang tak dipungkiri lagi pasti mengalami rasa sakit 24 jam non-stop, menawarinya tempat duduk sudah jadi hal mutlak yang tak perlu dipertanyakan lagi. Hal ini bukan masalah sopan santun maupun tata karma lagi, melainkan bagaimana orang lain mampu meringankan beban kehamilan Anda sebisa mungkin.

B’timers seringkali merasa paranoid bahwa air ketuban Anda telah pecah? Ketakutan tersebut rupanya muncul bukan karena hal yang tak berdasar. Anda perlu menanamkan pada pasangan maupun anggota keluarga bahwa semakin tua kandungan Anda, rasa cemas tersebut merupakan hal yang wajar karena Anda ingin janin segera ditangani begitu mendekati masa persalinan agar tidak terjadi keracunan air ketuban. Rasa paranoid tersebut diperburuk oleh kecenderungan kandung kemih Anda untuk tak sengaja kencing di celana. Jangan malu mengakui hal tersebut karena mayoritas ibu hamil pada trimester ketiga pasti pernah mengalaminya. Hal tersebut disebabkan oleh kandung kemih yang mendapat tekanan dari bobot janin sehingga Anda memiliki hasrat untuk buang air kecil hampir setiap saat dan cenderung susah ditahan. Akibatnya, ngompol menjadi hal yang tak terhindarkan pada masa trimester ketiga kehamilan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Berapa Lamakah Durasi Bercinta Secara Normal?

Dalam 2 trimester awal mungkin B’timers masih mau mendengarkan kisah kehamilan dan kelahiran wanita lain dengan penuh semangat. Namun mendekati akhir masa kehamilan Anda, B’timers tentu sudah cukup merasa cemas tanpa harus dibebani dengan cerita kelahiran nan mendebarkan. Ditambah lagi dengan antusiasme orang lain bahkan anggota keluarga Anda sendiri saat bertemu dengan Anda. Tak hanya mengelus perut yang terkadang membuat para ibu hamil merasa kurang nyaman, menepuk pundak maupun menyentuh lengan seringkali malah menimbulkan rasa sakit pada tubuh Anda, saking sensitifnya tubuh seorang ibu hamil. Jangan ragu untuk menyatakan hal ini kepada orang lain bahwa Anda tidak ingin mendapatkan kontak fisik secara berlebihan. 

Katakan Ini Kepada Mereka tentang Hamil Tua Anda | Breaktime
rasa cemas menanti kelahiran buah hati seringkali diperparah oleh orang-orang di sekitar Anda

Hal yang sama juga berlaku bagi pasangan Anda sendiri. Meski ibu hamil akan sangat mengapresiasi pelukan dan belaian penuh kasih dari suami, bercinta merupakan permasalahan berbeda. Harus diakui bahwa gairah bercinta pada sebagian besar ibu hamil sebenarnya tetap ada bahkan semakin meningkat. Sayangnya, mayoritas ibu hamil tentu memilih untuk mengesampingkan hasrat tersebut dan fokus pada bagaimana mendapatkan kenyamanan sebisa mungkin bagi sakit punggung dan segala macam ketidaknyamanan lainnya selama masa kehamilan. Berikan pengertian pada pasangan Anda bahwa cuddling maupun usapan mesra menjelang tidur tak harus diakhiri dengan bercinta, because you just can’t.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Khasiat Air Mani bagi Ibu Hamil

Terakhir, peringatkan orang-orang terkasih Anda agar tak melulu menanyakan kapankah Anda akan melahirkan. Sudah ada cukup banyak kegelisahan yang Anda rasakan tanpa harus dibebani dengan menjawab rasa penasaran orang lain. Semoga kehamilan trimester ketiga Anda lancar hingga masa persalinan ya, Moms! (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE