Jatuh Cinta dan Tulus Mencinta, Apa Sih Bedanya?
Jatuh Cinta dan Tulus Mencinta, Apa Sih Bedanya?
25.01.2016

Banyak yang bilang bahwa jatuh cinta itu berjuta rasa. Mulai dari sedih-senang, pahit-manis, semuanya seolah nano-nano mewarnai hidup Anda. Tapi benarkah rasa itu dimiliki ketika Anda pertama kali jatuh cinta? Atau jangan-jangan rasa itu dimiliki ketika Anda memiliki ketulusan saat mencintai seseorang? Lantas, apa bedanya ya? Berikut ulasannya.

Ingin vs butuh

Saat jatuh cinta, Anda menginginkan orang tersebut dan menjadi bagian dari hidupnya. Jatuh cinta menjadikan B’timers percaya bahwa Anda membutuhkan seseorang untuk mencapai kebahagiaan. Sementara itu, ketika mencintai seseorang dengan tulus, Anda bukan hanya menginginkannya, tapi juga membutuhkannya. Karena kunci kebahagian hidup Anda adalah kehadirannya.

Ketika jatuh cinta berakhir, itulah akhir sebuah hubungan
Ketika jatuh cinta berakhir, itulah akhir sebuah hubungan

Kondisi emosi

Jatuh cinta akan membuat seseorang merasa di atas awang dan ingin menikmati perasaan ini terus menerus. Sedangkan saat mencintainya dengan tulus, Anda akan melakukan segala sesuatunya sebaik mungkin untuk membuatnya bahagia. Saat mencintai dengan tulus, Anda bukan hanya mementingkan emosi diri, tapi juga kondisi emosinya.

Harapan dan tujuan

Saat jatuh cinta, Anda selalu berharap mendapatkan lebih. Mungkin hanya dimulai dengan perasaan ingin mengenalnya lebih dekat, tapi perasaan ini akan tumbuh menjadi keinginan untuk membangun hubungan yang serius. Sedangkan saat mencintai, Anda tak akan lagi berharap lebih, tapi mencoba untuk menjaga dan memperkuat hubungan yang telah dibangun bersama.

Mencintai dengan tulus akan berlangsung lama
Mencintai dengan tulus akan berlangsung lama

Kepedulian

Peduli mungkin terlihat sebagai hal sederhana. Namun, hal ini merupakan hal besar dalam urusan cinta. Jatuh cinta sangatlah lebih mudah dibandingkan mencintai. Anda mungkin berpikir bahwa dia adalah orang terhebat yang pernah Anda temui karena berada dalam pengaruh kimia otak dan tubuh. Namun, seiring berkurangnya hormon cinta tersebut, ketertarikan Anda pun akan mulai berkurang.

Sedangkan ketika mencintai, semua hal tentang kepedulian ini akan berbeda. Anda akan merasa begitu kehilangan dan penuh emosi ketika ia pergi dari hidup Anda. Dan, ya, Anda akan tetap peduli terhadapnya bagaimanapun Anda merasakan sakit.

Kadar cinta

Cinta memang bukanlah sesuatu yang dapat diukur. Namun, terdapat kadar cinta yang berbeda saat Anda jatuh cinta dan benar-benar mencintai seseorang. Saat jatuh cinta, suatu waktu Anda akan merasa perasaan berbunga-bunga tapi rasa bahagia tersebut perlahan akan berkurang bahkan menghilang. Sebab, saat jatuh cinta otak melupakan logika dan sengaja membuat segalanya terlihat romantis. Namun, lambat laun semuanya jadi makin terlihat jelas dan realistis.

Sedangkan saat mencintai dengan tulus, akan sulit bagi Anda untuk berhenti mencintainya karena berhenti mencintainya sama dengan berhenti mencintai bagian diri Anda sendiri. Bahkan bisa saja, semakin hari Anda semakin mencintainya.

Bisa dibilang, jatuh cinta adalah takdir, tapi mencintai dengan tulus adalah pilihan. (dfr)

Share This Article