Kenapa Seks Anda Tidak Seperti Ada dalam Film | Breaktime
Ini Kenapa Seks Anda Tidak Seperti yang Ada dalam Film
17.05.2016

Well, mungkin Anda memang naïf, B’timers. Tidak mengetahui apapun tentang seks hingga menikah. Sebagai masyarakan yang mengedepankan budaya timur, kita memang diajarkan bahwa seks hanya disediakan setelah pernikahan saja. Itu yang membuat seks menjadi spesial. Karena itu banyak orang yang berusaha menjaga keperawanannya sampai hari pernikahan. Dan Anda tetap akan menyadari bahwa seks Anda tidak seperti dalam film, B’timers.

Menunggu hingga menikah adalah hal bodoh

Banyak film yang menyuarakan, bahwa menunggu seks hingga Anda menikah adalah hal terbodoh yang dilakukan manusia. Mereka mengatakan, bagaimana Anda bisa tahu bahwa orang tersebut adalah yang paling tepat, untuk urusan perasaan dan aktivitas di atas ranjang?

Namun pada kenyataannya, hubungan seks tidak hanya dilandasi pada keintiman fisik saja, B’timers. Hal itu bertolak belakang dengan yang sering kita lihat dalam film, bukan? Anda akan mendapat lebih banyak kegembiraan dan kepuasan saat melakukannya setelah pernikahan.

Kenapa Seks Anda Tidak Seperti Ada dalam Film | Breaktime
Senangnya bisa sarapan bersama orang tersayang

Segalanya tampak dan terasa aneh di awal

Tentu Anda tidak akan tahu apa yang harus dilakukan saat berada di atas ranjang yang sama bersama pasangan untuk pertama kalinya. Semuanya akan terasa canggung dan sedikit asing. Namun, setiap manusia memiliki insting alamiahnya sendiri. Dan itu yang akan membimbing Anda, B’timers.

Seks dalam kehidupan nyata akan sangat dipenuhi keanehan. Sangat berbeda dengan film yang tidak menunjukkan kecanggungan para aktornya. Yang perlu Anda ingat, tidak ada keahlian di dunia ini yang langsung bisa Anda lakukan dengan sempurna. Semuanya harus dimulai dari ‘nol’.

Bersama dengan orang yang sama bisa menguntungkan

Dan kenapa seks Anda tidak seperti dalam film, itu karena semakin lama Anda bersama dengan orang yang sama dalam jangka waktu lama, akan memberikan banyak keuntungan, B’timers. Salah satunya adalah Anda akan memiliki pengetahuan dari pasangan untuk mendapatkan seks yang hebat.

Hollywood mengatakan pada kita, menjalin hubungan dengan orang yang sama akan membuat Anda diserang kebosanan. Itu hanya benar jika tidak ada perasaan nyaman dan aman yang didapatkan dari orang tersebut. Nah, dalam pernikahan hubungan Anda akan terjalin dari dua arah, B’timers.

Kenapa Seks Anda Tidak Seperti Ada dalam Film | Breaktime
Hadiah kecil di hari biasa bisa menjadi pemanis kehidupan di luar film

Seks bukan melompat ke tempat tidur, dan ‘Yes!’

Ketika masih lajang, Anda pasti membayangkan bahwa seks selalu dimulai dengan ciuman dan kemudian tubuh dibakar gairah yang akan mengambil alih kesadaran. Dan tiba-tiba pasangan itu akan mendapatkan dirinya sudah berbaring bersebelahan tanpa selembar kainpun.

Tapi, setelah menikah, Anda akan menyadari, hubungan seks itu merupakan keputusan antara dua belah pihak. Seks tidak akan terjadi begitu saja, B’timers. Dan seks adalah proses pendekatan serta ungkapan murni dari kasih sayang paling intim yang tercipta untuk pasangan.

Hamil atau tidak bukan kendali Anda dan pasangan

Dalam film, Anda akan melihat pasangan dapat melakukan hubungan seks pada waktu yang tepat. Dan tidak pernah hamil. Bahkan hingga bertahun-tahun. Memang kehamilan bisa dicegah, tetapi dalam kehidupan nyata, kehamilan ada di luar kendali Anda, B’timers.

Lalu banyak yang menilai, dengan memiliki anak, itu adalah akhir dari seks Anda. Itu sangat konyol! Memang tangisan bayi akan terdengar sepanjang malam. Tapi dengan kreativitas dan pemilihan waktu yang tepat, seks masih memungkinkan, kok, B’timers.

Kenapa Seks Anda Tidak Seperti Ada dalam Film | Breaktime
Anak-anak tidak akan menghalangi keintiman Anda dan pasangan, kok

Dan memang seks Anda tidak seperti dalam film. So, what? Yang paling penting, Anda bahagia. Pasangan bahagia. Hubungan seks terjaga. Dan bayi-bayi manis itu anugerah terindah yang turun dari langit. lalu apakah Anda masih mengharapkan kehidupan seks seperti dalam film, B’timers? (NO)

Share This Article