Hindari 5 Alasan Tidak Masuk Akal untuk Bercerai | Breaktime
Hindari 5 Alasan Tidak Masuk Akal untuk Bercerai!
28.08.2016
“Real love is when you are completely committed to someone even when they are being completely unlovable” – Dave Willis

Pernah terlintas di pikiran Anda untuk bercerai dengan pasangan, B’timers? Alasannya mungkin sangat konyol, hanya karena dia tidak lagi mengirimkan pesan romantis untuk Anda setiap hari. Wah, wah, ini bisa saja akhirnya membawa penyesalan terbesar. Segalanya kan, bisa dibicarakan dengan baik dengan pasangan. Yuk, hindari 5 alasan tak masuk akal untuk bercerai berikut, B’timers!

Hindari 5 Alasan Tidak Masuk Akal untuk Bercerai | Breaktime
Pernikahan bukan permainan yang bisa diakhiri kapanpun

Bunga cinta untuknya tak lagi bersemi

Salah satu dari Anda mengaku tak lagi merasakan cinta yang sama seperti ketika awal pernikahan. Pada awalnya alasan ini terdengar kuat, padahal sebenarnya kekeliruan terbesar! Cinta bukan hanya tentang perasaan, melainkan komitmen, B’timers. Belajarlah untuk menyemai kembali bibit bunga cinta kalian.

Anda merasa jauh lebih bahagia sendiri

Kebahagiaan memang bukan hal konyol dan patut diperjuangkan. Tapi menghancurkan pernikahan Anda demi menemukan kebahagiaan lain adalah kebohongan paling buruk yang ada. Dan juga, siapa yang bisa menjamin Anda bisa jauh lebih bahagia setelah nanti benar-benar bercerai dengan pasangan, B’timers?

Baca juga : HINDARI 5 ALASAN TERBURUK LEPAS MASA LAJANG, LHO!

Sahabat berkata, Anda harus bercerai

Dan salah satu dari 5 alasan tak masuk akal untuk bercerai adalah, Anda mendengarkan perkataan dari sahabat, B’timers. Yang menjalankan pernikahan ini bukan orang lain, bahkan sahabat terbaik Anda, lho. Persahabatan memang harus dipertahankan, tapi siapa yang menyarankan sahabatnya untuk bercerai?

Hindari 5 Alasan Tidak Masuk Akal untuk Bercerai | Breaktime
Memberikan maaf tidaklah sesulit itu, B’timers!

Terlalu menyakitkan untuk memaafkan

Ingat, bahwa pasangan Anda juga adalah manusia biasa, B’timers. Sama seperti Anda yang berbuat salah di masa lalu. Menyimpan dendam itu seperti meminum racun yang justru akan menyakiti diri Anda pada akhirnya. Sekalipun kesalahannya menyakitkan, pasangan masih layak mendapatkan kata maaf Anda.

Kehidupan seks kalian semakin buruk

Okay, seks memang merupakan bagian terpenting di dalam sebuah pernikahan. Tapi bukankah seks jauh lebih sakral hingga bisa Anda salahkan, B’timers? Masih ada banyak cara untuk mengembalikan gairah di atas ranjang bersama pasangan. So, janganlah bersikap egois dan bicarakan dengan baik bersamanya.

Sebaiknya hindari 5 alasan tak masuk akal untuk bercerai di atas, ya, B’timers? (NO)

Share This Article