Cara untuk Mengakhiri Hubungan Dengan Pasangan | Breaktime
Cara Terbaik untuk Mengakhiri Hubungan Dengan Pasangan
14.01.2016
“Trust your own instinct. Your mistakes might as well be your own, instead of someone else’s” – Billy Wilder

Setelah lama menjomblo, tiba-tiba ada seseorang datang dan ingin menjadi pasangan Anda, apa yang harus dilakukan? Yang pasti hati akan dipenuhi perasaan berbunga-bunga, ya, B’timers. Tapi, setelah menjalaninya selama beberapa waktu, Anda mulai menyadari si dia ternyata bukan orang yang tepat, then what’s next?

Memiliki pasangan memang merupakan dambaan banyak orang. Tapi di saat hubungan itu membuat hidup Anda semakin kacau, maka sudah sepantasnya untuk mengakhiri hubungan. Apalagi jika pasangan merupakan orang yang hanya memanfaatkan Anda saja.

Namun sayangnya, mengatakan putus pada orang yang telah menjadi bagian dari hidup kita meskipun hanya sebentar, tetap saja merupakan hal yang berat.

Tetapkan keputusan Anda

Yakinkan diri Anda, apakah sudah siap untuk mengakhiri hubungan dengan si dia. Well, entah pasangan yang mengatakannya atau Anda, putus memang sangat menyebalkan, B’timers. Akhir dari setiap hubungan romantis merupakan kehilangan yang sangat menyakitkan. Dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk benar-benar sembuh dari luka tersebut.

Sebelum mengambil keputusan terakhir, akan lebih baik jika Anda mengajak pasangan untuk berbicara dari hati ke hati. Hal tersebut untuk melihat apakah masih ada kemungkinan untuk kalian berdua memperbaiki hubungan.

Cara untuk Mengakhiri Hubungan Dengan Pasangan | Breaktime
Ucapan selamat tinggal tidak dilarang saat putus

Akhiri hubungan Anda

Kebanyakan orang yang akan mengakhiri hubungan, akan menjauhi atau berusaha menghindari pasangan mereka, bahkan dengan berbagai alasan bodoh. Jadi mengertilah, si diapun berhak mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi di antara kalian, dan tentang perasaan Anda.

Anda dapat mengungkapkan kenyataan, bahwa Anda tidak merasakan kebahagiaan dalam hubungan tersebut. Tapi jangan sekalipun mengabaikan telepon dari mereka.

Dan cara yang paling baik untuk mengatakan pada pasangan, bahwa hubungan kalian tidak mungkin dilanjutkan adalah dengan bertemu langsung. Well, itu mungkin akan sangat berat bagi Anda. Namun percayalah, dengan cara begitu mereka akan merasa lebih dihargai, dibandingkan harus mendengar keputusan Anda melalui telepon atau bahkan pesan singkat.

Jika Anda ingin memberikan ciuman terakhir ataupun sebuah pelukan, itu merupakan hal yang wajar. Just do it! Pelukan hangat serta ciuman kecil di kening atau pipi akan terasa aneh dan bisa mengingatkan kenangan lama. Namun, sentuhan fisik ternyata dapat membantu Anda dan pasangan untuk mengerti situasi sebenarnya yang membuat kalian berpisah.

Jalani hari setelah putus

Setelah putus, Anda bisa membuat daftar untuk mengevaluasi apa yang pernah terjadi dalam hubungan sebelumnya. Dan cobalah untuk mengambil pelajaran dari kesalahan-kesalahan di masa lalu, B’timers.

Lalu isi kesosongan yang ada di hati Anda dengan bertemu orang-orang baru, atau aktivitas lain yang bermanfaat. Karena inilah waktunya untuk melakukan apapun yang membuat Anda merasa lebih baik. Pergi ke gym, bersepeda keliling kota, atau melukis.

So, B’timers, tidak ada yang mengatakan putus itu tidak menyakitkan, tapi akan lebih menyakitkan lagi jika Anda memaksa meneruskan hubungan sementara tidak ada rasa nyaman dan bahagia di antara kalian berdua. (NO)

Share This Article