Calon Pasangan Seorang Melankoliss? | Breaktime
Calon Pasangan Seorang Melankoliss? Pahami Pola Pikirnya Dulu
14.12.2015

Setiap manusia pastinya memiliki karakter berbeda-beda, mulai dari yang rebel, yang terlalu rapi, romantis sampai dengan yang melankoliss. Hanya saja tidak semuanya dapat terlihat langsung dalam hanya satu dua kali tatap muka.

Khususnya untuk yang bertipe melankoliss, tidak jarang ada yang merasa kerepotan dalam menghadapinya. Hal itu dikarenakan, orang-orang yang berkarakter melankoliss lebih mudah baper atau bawa perasaan (terbawa perasaan) dan tidak menutup kemungkinan dapat overwhelm sendiri.

Ketika orang seperti ini sedang ‘kumat’ bapernya, maka tingkat sensitivitas, self-analytical, introspeksi dan cenderung menganggap sesuatu menjadi satu hal yang besar juga serius, juga meninggi. Bahkan, hal tersebut dapat membuat orang lain di sekitarnya menjadi tidak nyaman karena tabiatnya tersebut menjadi satu hal yang annoying. Selain itu, para melankolis juga tidak sadar kelakuan mereka tersebut adalah suatu hal yang kurang begitu menyenangkan bagi sebagian orang.

Oleh karenanya, jika B’timers sedang akan menjalin hubungan atau juga memiliki teman dengan orang-orang melankolis, berikut ini ada beberapa hal yang dapat B’timers gunakan sebagai tolak ukur sebelum menjalin hubungan dengan para melankolis.

Perfeksionis

Orang-orang melankolis sangat perfeksionis dalam banyak hal. Mereka akan benar-benar memperhatikan detail dan tidak mau terlihat kurang (dalam pandangan mereka) di depan orang lain.

Tidak begitu suka bekerja dalam team

Dikarenakan memiliki sifat perfeksionis, maka tidak jarang orang-orang melankolis tidak begitu suka dalam keramaian atau bahkan lebih suka bekerja secara sendiri daripada harus masuk dalam satu team. Hal ini disebabkan, para melankolis ingin benar-benar melakukan suatu pekerjaan secara maksimal menurut mereka sendiri tanpa campur tangan orang lain.

Calon Pasangan Seorang Melankoliss? | Breaktime
Para melankolis bukannya anti-sosial hanya secara socialy selective

Idealis

Perfeksionis dan kurang dapat bergaul membuat mereka cenderung memiliki pemikiran yang idealis dan menganggap apapun dalam pikiran mereka adalah benar. Hal itulah yang membuat mereka berasa memiliki jarak dengan orang lain dan tidak begitu tertarik dengan bahasan yang tidak sama dengan pemikirannya.

Moody

Para melankolis juga memiliki sifat moody yang terkadang cenderung parah dibanding orang-orang pada umumnya. Bahkan ketika mood mereka sedang tinggi-tingginya, maka para melankolis akan menganalisis segala hal dan hal tersebut justru makin membuat mereka baper.

Tertutup

Dikarenakan tidak begitu cepat dalam menjalin hubungan dalam pertemanan atau sejenisnya, maka rata-rata para melankolis tidak dapat berbagi banyak hal dengan orang lain. Orang jenis ini lebih tertutup dan menyimpan segala rahasianya sendiri.

Romantis

Walaupun ada beberapa hal yang dipandang orang lain bahwa para melankolis adalah tipe-tipe yang sedikit weird, akan tetapi pada dasarnya mereka sangat romantis, loyal dan menganggap suatu hubungan percintaan itu adalah hal yang sangat serius dan tidak dapat dibuat main-main.

Jika B’timers dapat mengerti apa yang mereka inginkan dan pola serta alur pikiran mereka, maka untuk dapat berteman atau menjalin hubungan dengan seorang melankolis juga bukan perkara susah, kok. (das)

Share This Article