Terimakasih Kepada yang Pernah Bikin Patah Hati | Breaktime
Berterimakasihlah Pada Orang yang Pernah Bikin Anda Patah Hati
16.12.2015
“Things end, people leave, and you know what? Life goes on.”

Setiap orang di dunia ini pasti pernah merasakan yang namanya patah hati. And you know what? All of you are better people for it. Yap, perlahan semua rasa kesal, kecewa, marah, dan benci akhirnya luruh juga bersamaan dengan bergulirnya waktu.

Bahkan, dari peristiwa pahit tersebutlah B’timers benar-benar ditempa menjadi orang yang lebih tangguh dari hari-hari kemarin. Alih-alih melontarkan sumpah serapah, Anda justru harus berterima kasih pada orang yang sudah mematahkan hati karena alasan berikut:

Mengajarkan hidup tak lantas kiamat

Ketika hati Anda dibuat hancur berkeping-keping oleh orang yang begitu dipercaya, dunia memang seolah berhenti berputar. Waktu seolah membeku dan Anda terjebak dalam ruang gelap, terkurung di sana sendirian.

Namun, patah hati benar-benar mengajarkan Anda bahwa anggapan dunia seolah kiamat itu hanya terjadi di awal saja, ketika emosi labil tak keruan. Buktinya, sekarang Anda masih bisa tertawa bersama teman, pergi pulang menemui keluarga, dan menjalani aktivitas seperti biasa seolah tak ada yang terjadi.

Terimakasih Kepada yang Pernah Bikin Patah Hati | Breaktime
Kini Anda jadi sosok yang lebih tangguh dari sebelumnya

Membuat Anda lebih tangguh dari dugaan

Sekali lagi bersyukurlah pada orang yang telah membuat B’timers patah hati. Mereka mengajarkan bahwa Anda adalah orang yang lebih tangguh dari dugaan sendiri selama ini. Awalnya, mungkin Anda akan berpikir sebagai sosok lemah yang tak bisa bertahan tanpa pasangan.

Nyatanya? Ternyata masa-masa sendiri dan ditinggalkan tersebut bisa Anda lalui, meski harus tertatih. Sungguh tak pernah terbayangkan bahwa B’timers mampu survive dalam lubang hitam yang pusarannya seolah menyedot semua harapan. Indeed, you’re stronger than you think!

Mengajarkan cinta bisa datang lagi

Di awal mungkin Anda membantah keras untuk menemukan sosok baru yang lebih baik darinya. Bisa jadi karena B’timers sudah jera atau justru terlalu lelah untuk mengenal orang baru dan menjalin cinta.

Faktanya, nun jauh di sana ternyata ada orang yang mampu menerima segala kelebihan dan kekurangan Anda. Ada orang yang dengan setia menanti B’timers membuka hati dan mengajukan diri sebagai teman sah Anda untuk menua bersama. Can it get any more beautiful than this?

Sekarang, berdamailah dengan segala hal baik dan buruk yang pernah menyapa hidup Anda. Lewat mereka yang pernah mengecewakan Anda dengan sangat, B’timers sungguh-sungguh bisa belajar jadi orang yang lebih bijak, peka, dan jauh penuh cinta. Let’s life to the fullest! (vsc)

Share This Article