Bertengkar Depan Anak Bisa Bahayakan Mentalnya | Breaktime
Bertengkar di Depan Anak Bisa Bahayakan Mentalnya
04.11.2016

Jengkel karena buah hati tidak pernah mendengarkan apapun yang Anda perintahkan, B’timers? Namun ketika Anda dan pasangan meninggikan suara ataupun saling membanting pintu, anak-anak mendengar semuanya, lho. Dan menurut penelitian Cardiff University, bertengkar di depan mereka dapat sebabkan kerusakan serius. Meskipun tak berhubungan dengan mereka, pertengkaran mengancam mental, lho.

Bertengkar Depan Anak Bisa Bahayakan Mentalnya | Breaktime
Katakan, berbeda pendapat dengan pasangan bukanlah hal buruk

Perilaku yang ditunjukkan anak dari pertengkaran orangtuanya

Ketika tingkat emosional terancam, anak-anak bakalan menunjukkan peningkatan gejala negatif, seperti depresi, kecemasan, agresi hingga permusuhan. Seorang anak dapat menunjukkan reaksi yang berbeda karena pertengkaran orangtuanya, yaitu menarik diri atau tetap bersikap tenang. Dan perilaku tersebut sering diabaikan oleh orang dewasa.

Jika itu tidak mempengaruhi anak-anak, mereka bisa mengulangi

Yang cukup mengejutkan, ternyata bukan jumlah pertengkaran yang memiliki dampak paling tinggi pada anak. Sejauh mana pertengkaran orangtua mempengaruhi anak adalah saat masing-masing orangtua tak  memperhatikan batasan pertengkaran sehat, B’timers. Penggunaan kata kasar, perkelahian fisik, hingga pelampiasan pada benda mati memiliki dampak buruk terhadap emosi anak.

Bertengkar Depan Anak Bisa Bahayakan Mentalnya | Breaktime
Meski bertengkar, tapi tak perlu main fisik dan berkata kasar, kan?

Bertengkarlah dengan cara yang baik di depan buah hati Anda

Well, meskipun pertengkaran dapat merusak mental anak, namun ada pelajaran yang bisa mereka dapat di baliknya, B’timers. Ketika pertengkaran dilakukan dengan cara yang sesuai, mereka akan mempelajari cara terbaik untuk berkompromi, menunjukkan kasih sayang, menggunakan humor maupun kehangatan untuk memecah perbedaan pendapat.

Anak-anak akan mempelajari, bahwa konflik dengan orang yang mereka cintai bukanlah akhir dari dunia, B’timers. Karena itu sangat penting dalam memperhatikan aturan yang disarankan ketika terlibat dalam perbedaan pendapat. Jangan justru menutup pintu dan melampiaskan seluruh kekesalan yang Anda rasa pada pasangan. Meski tidak terlihat, anak-anak tetap mendengar semua yang Anda katakan, lho.

Setelah mengetahui dampak buruk terhadap mental anak yang mengetahui pertengkaran orangtuanya, Anda bisa lebih berhati-hati ketika ingin adu pendapat dengan pasangan, kan, B’timers? (NO)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE