Berpelukan dengan Pasangan Bisa Tekan Risiko Penyakit Jantung, Wow! | Breaktime
Berpelukan dengan Pasangan Bisa Tekan Risiko Penyakit Jantung, Wow!
20.08.2015

Dalam bahasa Inggris, cuddling atau cuddle memiliki artian memeluk, berpelukan dan berpegangan. Cuddling biasanya dilakukan sebelum atau sesudah sexual intercourse, tapi banyak juga pasangan yang menikmati aktivitas ini sebagai bagian dari romantisme.

Terutama bagi para wanita, cuddling menjadi sebuah hal yang membahagiakan, menentramkan dan merupakan wujud dari kasih sayang. Nah ternyata, cuddling tak hanya bisa membangun keintiman dengan pasangan, tapi juga memiliki begitu banyak manfaat jika dilihat dari segi kesehatan. Yuk, simak informasinya berikut ini:

Meningkatkan produksi hormon dopamine

Ketika makan cokelat, tubuh manusia akan mengeluarkan hormon dopamine dan serotonin
Ketika makan cokelat, tubuh manusia akan mengeluarkan hormon dopamine dan serotonin

Saat berpelukan dan saling bersentuhan dengan orang yang dicintai, tubuh akan mengeluarkan hormon dopamine dan serotonin. Dua hormon tersebut memicu rasa rileks dan juga menekan timbulnya stres.

Menaikkan sistem imun tubuh

Saat berpelukan, tubuh juga akan mengeluarkan hormon oxytocin yang dapat membantu menaikkan sistem imun tubuh sehingga Anda bisa merasa lebih segar dan terhindar dari depresi.

Mengurangi nyeri dan sakit

Rasa senang yang disebabkan oleh hormon oxytocin mengalahkan rasa sakit dan nyeri
Rasa senang yang disebabkan oleh hormon oxytocin mengalahkan rasa sakit dan nyeri

Mungkin hal ini tampak tak masuk akal, tapi cuddling memang bisa mengurangi rasa sakit dan nyeri. Hormon oxytocin yang diproduksi lebih banyak saat Anda berpelukan, membantu mengendurkan otot sehingga tubuh lebih rileks dan bisa mengurangi rasa sakit serta nyeri. Bahkan, rasa nyeri di bagian perut saat datang bulan juga bisa tereduksi dengan cuddling bersama pasangan.

Menstabilkan tekanan darah

Banyak hormon yang dilepaskan tubuh ketika cuddling dengan pasangan, selain dopamine, serotonin dan oxytocin, ada juga hormon kortisol yang bertugas untuk mengurangi stres dan menstabilkan peredaran darah. Tekanan darah yang stabil bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung lho, B’timers!

Membuat tidur berkualitas

Cuddling bikin tidur lebih nyenyak dibuktikan melalui penelitian Rachel E Salas dari Johns Hopkins Center for Sleep
Cuddling bikin tidur lebih nyenyak dibuktikan melalui penelitian Rachel E Salas dari Johns Hopkins Center for Sleep

Hormon oxytocin yang bisa memicu perasaan bahagia dan rileks, ternyata juga membuat Anda lebih mudah tertidur lelap. Saat tubuh mendapatkan istirahat yang berkualitas di malam hari, maka keesokannya Anda bisa beraktivitas dengan lebih maksimal.

Intinya, cuddling bisa membuat pasangan merasa bahagia sekaligus memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Let’s cuddle, B’timers!

Share This Article