Kurang “Me-Time” Bikin Hubungan Jadi Kaya Drama | Breaktime
Awas, Kurang “Me-Time” Bikin Hubungan Jadi Kaya Drama
03.11.2015

Pernahkan B’timers mendengar pepatah puitis yang berbunyi “love means never letting go” ? Ini berarti bahwa Anda tak akan rela berpisah dari pasangan meski sejenak, barang sejengkal. Namun, sadarkah Anda bahwa kebersamaan tersebut hanyalah “candu” yang justru membuat hubungan jadi kurang sehat?

Yap, seberapapun kuatnya keinginan untuk melalui masa-masa sulit dan senang bersama pasangan, B’timers tetap butuh waktu untuk sendiri. Sebab, ada sejumlah risiko mengerikan yang bisa menimpa hubungan bila Anda tak menyediakan “me time” untuk diri sendiri. Apa itu?

Ketertarikan mulai memudar

Percaya tak percaya, menghabiskan waktu bersama pasangan ternyata bisa bikin Anda “alergi”, lho. B’timers akan merasa risih dengan kontak mata atau sentuhan fisik yang hampir tak pernah absen dalam seharipun. Tak heran bila lama-kelamaan Anda pun jadi tak lagi tertarik dengan pasangan. Bukan dialah yang salah, tapi ini hanyalah pertanda bahwa B’timers butuh “me time”.

Kurang “Me-Time” Bikin Hubungan Jadi Kaya Drama | Breaktime
Kurang “me-time” bikin hubungan banyak drama

Bikin hubungan banyak drama

Sering kehilangan waktu untuk sendiri juga bikin persepsi Anda tentang diri sendiri jadi blur. Saat tersulut permasalahan kecil, Anda seolah larut dengan pola pikir pasangan yang hanya menilai masalah dari satu sudut pandang.

Alhasil, B’timers yang dulunya adalah orang paling tenang dan logis, perlahan-lahan mulai berubah lebih drama. Padahal, Anda sadar bahwa semua itu sangat melelahkan.

Kurang “Me-Time” Bikin Hubungan Jadi Kaya Drama | Breaktime
Sering bahagia saat bersama jadi mudah murung saat sendirian

Susah bahagia saat sendirian

Tak dipungkiri bahwa Anda bisa jadi begitu excited and extremely happy kalau sudah bersama dengan pasangan. Tapi, bagaimana jika rasa bahagia itu sepenuhnya Anda gantungkan pada pasangan? Bukankah ini akan menjadi candu yang menyakitkan saat B’timers sendirian?

Bagaimana jika pasangan merasa lelah dengan keberadaan Anda yang hanya bisa menitipkan harapan bahagia padanya? Sedangkan Anda sendiri dinilai terlalu lemah untuk bahagia secara mandiri? Ingat, pasangan B’timers juga hanyalah manusia biasa yang terkadang bisa merasa jengah.

Melemahkan kemampuan problem solving

Pernahkah B’timers merasa sangat stuck untuk menyelesaikan masalah saat pasangan berada di samping Anda? Sebagian orang memang benar-benar butuh waktu sendiri untuk mencari jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi. Sebab, saat sendiri Anda bisa melihat penyelesaian masalah dari berbagai sudut pandang dan memungkinkan untuk mengambil tindakan paling logis.

Jadi, secinta apapun dan sebahagia apapun Anda dengan pasangan, tetap alokasikanlah waktu “me time”. Sebab, waktu sendiri ini mampu membentuk kedewasaan dan melatih kepekaan Anda dalam menjalani sebuah hubungan. (vsc)

Share This Article