Alasan Jatuh Cinta Lebih Penting dari Mencintai | Breaktime
Alasan Jatuh Cinta Lebih Penting dari Mencintai
05.10.2016

Banyak dari kita yang sering mengungkapkan, “Aku cinta kamu” dengan lantang. Namun tidak sungguh-sungguh mengerti tentang apa itu cinta. Jatuh cinta adalah sesuatu yang Anda rasakan pada diri sendiri. Dan banyak orang yang mengaku menyukai seseorang tanpa benar-benar menyadari mereka telah jatuh cinta, B’timers. Yuk, intip alasan jatuh cinta jauh lebih penting daripada mencintai, B’timers!

  • Mencintai dapat mengubah beberapa aspek kehidupan Anda dari luar. Sedangkan jatuh cinta, memungkinkan Anda akan berubah dari dalam diri.
  • Mencintai adalah satu perasaan yang bisa saja salah. Namun jatuh cinta merupakan keputusan yang dibuat oleh hati tanpa persetujuan otak Anda.
  • Mencintai seseorang berarti Anda mengikuti aturan tentang sebuah hubungan. Sementara jatuh cinta memiliki artian yang jauh lebih luas, B’timers.
Alasan Jatuh Cinta Lebih Penting dari Mencintai | Breaktime
Anda mencintainya atau jatuh cinta padanya, nih?
  • Mencintai adalah naik mobil dari timur ke barat dengan pelan. Jatuh cinta itu naik rollercoaster dengan kecepatan tinggi dari selatan ke arah utara.
  • Mencintai adalah perasaan sukarela karena nyaman dengan seseorang. Jatuh cinta itu sebuah perjanjian, Anda bersedia tidak nyaman demi cinta.
  • Mencintai berarti menerima apa adanya seseorang. Jatuh cinta, merasa bersemangat hingga tak terkendali menanti seperti apa mereka di esok hari.
  • Mencintai berarti merasa puas dengan kondisi sewajarnya. Jatuh cinta membuat Anda berusaha keras mempertahankan hubungan demi masa depan.
  • Mencintai adalah kebiasaan masuk akal. Jatuh cinta adalah keharusan spontan yang terlihat gila di mata orang lain, namun bagi Anda menyenangkan.
  • Mencintai adalah memberikan sesuatu untuk menerima balasan. Jatuh cinta berarti Anda punya banyak hal untuk diberikan dengan tanpa bayaran.

Hayoo, bagaimana dengan perasaan Anda terhadap pasangan, nih? Sebatas mencintai atau jatuh cinta sejatuh-jatuhnya dengan segala risiko yang ada, B’timers? (NO)

Share This Article