Lebih Mendengarkan Suara Hati, Ini Cara-Caranya | Breaktime
Yuk, Lebih Mendengarkan Suara Hati, Ini Cara-Caranya
14.01.2016

Dengan gaya hidup yang ada saat ini, tidak heran kita semakin jarang meluangkan waktu untuk diri sendiri. Entah karena terlalu repot dengan berbagai deadline, terlalu fokus menjalani sebuah hubungan, atau sibuk menjadi sopir anak-anak, tanggung jawab selalu bertambah sehingga kebutuhan kita sendiri tidak terpenuhi.

Keseimbangan mental kita akan dikalahkan dengan hal-hal negatif. Dan jiwalah yang merasakan efeknya. So, there we are, terjebak di tempat bernama “pesimis”. Berikut sejumlah tips agar Anda dapat mengembalikan pola pikir yang positif dan belajar untuk mendengarkan apa yang dikatakan suara hati, B’timers.

Make peace dengan pikiran Anda

Pernahkah mendapatkan perasaan yang mengatakan bahwa Anda harus mengambil satu langkah penting dalam hidup? Atau mungkin perasaan bahwa tidak seharusnya mengatakan hal yang baru saja akan Anda ungkapkan?

Terkadang karena tidak mampu mendengar kata hati, menyebabkan Anda mengambil langkah yang tidak tepat dalam hidup. Perdebatan kecil di dalam diri Anda merupakan cara untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu. Tapi ingatlah, terlalu banyak mendengarkan suara negatif dapat merugikan diri sendiri.

Karena itu daripada hanya memperhatikan apa yang salah, coba pikirkan hal-hal yang membuat hari Anda indah. Seperti secangkir kopi dengan sahabat, atau bahkan pujian sederhana dari orang asing di toko roti pagi tadi.

Lebih Mendengarkan Suara Hati, Ini Cara-Caranya | Breaktime
Belajar untuk menerima kenyataan dengan bersyukur

Jadilah orang yang ceria

Ingatlah ketika kecil, Anda menganggap bahwa dunia ini dipenuhi hal ajaib yang indah, dan bahwa segalanya mungkin terjadi. Lalu semakin dewasa, kita meninggalkan dunia tersebut. Sesekali cobalah untuk kembali menjadi sosok yang ceria seperti di masa lalu, B’timers.

Anda memiliki pilihan, antara menerima kenyataan yang terjadi dan kita syukuri, atau hanya mengutuk takdir karena tidak berjalan seperti yang kita kehendaki. Ketika kita merasa bahagia dan tidak terbebani, kita akan semakin terkoneksi dengan jiwa, sehingga suara dari hati akan lebih terdengar.

Buatlah catatan apa saja yang terjadi setiap harinya, mulai dari hal positif yang Anda alami, juga hal negatif. Dan jangan lupa membuat rencana untuk hari esok. Anda akan lebih mengingat semua hal indah, sementara yang negatif ternyata sama sekali tidak mengganggu hidup Anda.

Take action

Ketika mendengar suara dari hati, dan Anda mengambil langkah kecil menuruti sarannya, lihatlah apa yang akan terjadi. Anda akan lebih mampu memenuhi kebutuhan emosional dan fisik. Dan dengan demikian kita pun akan lebih mudah memulai hidup yang seimbang.

Dan terakhir, cobalah untuk mengutamakan diri sendiri. Kita selalu meletakkan kepentingan orang lain di atas diri sendiri. Sebenarnya tidak masalah untuk mendahulukan kebahagiaan sendiri sebelum kita memikirkan orang di sekitar. Dan segalanya, bahkan semua orang akan merasa diuntungkan juga.

Well, ternyata ungkapan “musuh terbesar kita adalah diri sendiri” mungkin ada benarnya. Jadi, mulai saat ini, yuk berdamai dengan diri sendiri, B’timers, dan cobalah untuk mendengarkan suara yang muncul dari hati Anda. (NO)

Share This Article