Yuk Kenali Tanda-Tanda Stres Berikut Ini | Breaktime
Yuk Kenali Tanda-Tanda Stres Berikut Ini
19.10.2017

Dalam hidup pastinya kita semua akan bertemu dengan saat-saat dimana tanggung jawab kerja atau tugas rumah tangga sedemikian menumpuk sehingga mengakibatkan Anda merasa overwhelmed. Ditambah lagi ketika Anda mengalami masalah dengan pasangan atau sebentar lagi Anda akan menghadapi rapat dengan bos Anda yang sudah terkenal akan kekolotannya. Anda mulai merasa panik dan kepala Anda mulai sakit. Dan jika Anda bisa related dengan deskripsi di atas, maka bisa jadi itu adalah tanda-tanda stres.

Fortunately, tanda-tanda stres sebenarnya lebih bisa dikenali lebih cepat dibandingkan dengan gejala burnout. Tanda stres yang paling sering dialami umumnya adalah rasa sakit kepala yang sangat sering atau berlebihan sehingga membuat kepala Anda terasa sangat berat. Tapi dalam beberapa kasus tak jarang Anda akan mengalami rasa pusing yang teramat sangat, kalau dimisalkan seakan-akan pemandangan di sekitar Anda berputar sangat cepat.  

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Benarkah Banyak PR Berdampak Buruk bagi Anak?

Hal tersebut disebabkan karena otak tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup dikarenakan sistem pernapasan Anda yang mendadak menjadi lebih cepat dan pendek-pendek ketika Anda terkena stres. Atau bisa juga disebabkan karena otot-otot tubuh dan kepala yang menegang dan berkontraksi akibat reaksi dari hormon stres yaitu hormon cortisol.

Jantung Anda pun akan menjadi berdebar-debar dikarenakan saat Anda stres maka jantung akan bekerja 2x lebih keras untuk berusaha memompa darah ke seluruh organ tubuh seperti otak dan paru-paru. Selain itu, Anda juga akan menjadi lebih neurotic dan membuat Anda merasa tegang, waspada, dan cemas. 

Yuk Kenali Tanda-Tanda Stres Berikut Ini | Breaktime
Kontrol tanda-tanda stres dengan olahraga yoga

Nafsu makan Anda pun akan mengalami perubahan, dimana Anda bisa jadi kehilangan nafsu makan atau malah Anda jadi semakin craving makan comfort foods yang mengandung banyak gula seperti donat, kue, atau makanan manis lainnya. Itu sebenarnya adalah naluri alami yang sangat wajar, karena ketika Anda stres tubuh akan menganggap Anda berada dalam kondisi terancam sehingga membutuhkan asupan zat gula yang sangat banyak untuk nantinya diubah menjadi energi tambahan.

Tak jarang Anda merasa mual dan lambung terasa perih saat Anda dilanda stres. Ketika Anda stres, maka sebagai salah satu dampaknya adalah peningkatan produksi asam lambung. Dalam kondisi perut kosong, asam lambung tersebut akan melukai dinding lambung sehingga mengakibatkan gejala maag seperti perut perih dan rasa mual, atau bahkan heartburn.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Punya Bos Menyebalkan? Hadapi Dengan Cara Ini!

Namun jika saat itu Anda memborbardir diri Anda dengan makanan dalam kuantitas yang sangat banyak, maka lambung Anda akan dipenuhi dengan gas saat lambung berusaha mencerna makanan yang masuk. Akibatnya, perut Anda akan menjadi kembung dan tidak nyaman. Bahkan tidak mustahil jika Anda nantinya akan mengalami keluhan gangguan pencernaan seperti konstipasi atau diare.

Stres dalam skala yang kecil sebenarnya bukan hal yang buruk, karena itu adalah naluri alami manusia (dan juga hewan) dalam mempertahankan dirinya dari bahaya yang mengancam. Setelah periode stres tersebut berakhir, maka biasanya hormon cortisol akan menurun dengan sendirinya dan sistem metabolisme tubuh pun akan kembali seperti semula. Tapi, stres dalam jangka waktu yang panjang bisa sangat membahayakan Anda, B’Timers!

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tetap Kerja Saat Weekend? Coba Lakukan Ini!

Stres yang berkepanjangan berarti tubuh akan terus berada dalam kondisi siaga, dan hal tersebut dapat mengakibatkan berbagai macam gangguan fisik maupun mental. Beberapa di antaranya adalah penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung, gangguan hati, hipertensi, hingga stroke. Selain itu, B’Timers yang punya kebiasaan binge-eating saat stres juga berisiko terkena obesitas. Dalam hal gangguan mental, penderita stres akut terancam terkena depresi, anxiety, hingga personality disorders.

Setelah tahu tanda-tanda stres di atas, yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui solusi untuk membantu meredakan gejala stres tersebut. Rajin berolahraga dapat membantu menurunkan level hormon stres dan membuat Anda menjadi lebih rileks. Pola tidur 8 jam sehari dan konsumsi makanan yang sehat, serta rajin berinteraksi dengan orang-orang yang disayangi juga dapat membantu merendahkan kemungkinan terjadinya stres akut. (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE