Yang Harus Dilakukan di Situasi Pengeboman | Breaktime
Yang Harus Dilakukan Saat Terjebak di Situasi Pengeboman
16.01.2016

Ledakan bom yang terjadi di Sarinah, Jakarta pada Kamis (14/01/2016) kemarin sangat meresahkan warga Jakarta. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 10:45 WIB itu memakan 6 korban jiwa yaitu 3 orang polisi dan 3 warga sipil.

Kita memang tidak bisa memprediksi kapan dan di mana ledakan bom akan terjadi. Namun, mengingat situasi yang sedang genting seperti ini, akan sangat lebih baik jika Anda tahu apa yang harus Anda lakukan saat terjebak di situasi pengeboman.

Pahami lokasi Anda

Jika ledakan terjadi di tempat umum atau sekitar tempat tinggal Anda, segera tinggalkan lokasi secepatnya. Carilah tempat yang lebih aman. Namun, jika Anda berada di lokasi kerja atau sekolah, ikuti petunjuk untuk keluar dari situasi darurat yang tentunya ada di tempat kerja atau sekolah. Sebisa mungkin cobalah untuk tidak panik dan panggil nomor telepon darurat seperti BASARNAS, emergency team dan bantuan darurat lainnya, seperti 112 untuk Indonesia, secepat mungkin begitu ledakan terjadi.

Saat pengeboman

Yang Harus Dilakukan di Situasi Pengeboman | Breaktime
Menjauhlah dari gedung yang rusak untuk menghindari reruntuhan

Saat terjadi pengeboman, hindari lokasi yang menampung banyak orang. Pasalnya, tempat dengan kerumunan orang mungkin ditargetkan untuk serangan kedua. Anda juga tidak boleh berlindung di mobil dan truk yang tanpa pengawasan, dikhawatirkan mobil dan truk tersebut berisi bahan peledak. B’timers disarankan untuk menjauh dari bangunan yang rusak untuk menghindari kemungkinan tertimpa kaca dan batu bata.

Jika bantuan datang, ikuti petunjuk dan arahan yang diberikan oleh petugas. Jika Anda mampu, bantulah orang lain yang terluka atau yang membutuhkan bantuan untuk meninggalkan tempat tersebut. Jika Anda melihat seseorang yang terluka parah, carilah bantuan. Jangan mencoba untuk mengatasinya sendirian.

Setelah pengeboman

Yang Harus Dilakukan di Situasi Pengeboman | Breaktime
Jangan kembali ke TKP dalam waktu dekat setelah kejadian

Setelah keadaan darurat mereda, biasanya warga sipil diberikan instruksi untuk tidak keluar rumah atau berpergian kemana-mana. Namun, jika Anda berada pada pengawasan petugas, jangan pernah memisahkan diri dari keluarga keluarga atau teman-teman yang sedang bersama Anda. Meski situasi sudah lebih tenang, jangan buru-buru kembali ke lokasi kejadian karena akan sangat beresiko.

Tetaplah menjaga jarak dari kerumunan atau keramaian karena kemungkinan tempat yang banyak orang akan ditargetkan mendapat serangan kedua oleh pelaku pengeboman. Akan sangat membantu juga jika Anda menyalakan radio atau televisi yang tentunya menyiarkan berita terbaru seputar lokasi pengeboman. Berita dari radio dan TV akan membantu memberikan instruksi khusus untuk keamanan Anda.

Kesimpulannya, kita harus selalu waspada dan mawas diri dengan situasi berbahaya seperti yang sedang terjadi saat ini. Semoga informasi di atas membantu Anda meningkatkan keamanan diri saat terjadi pengeboman. Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan pada teman, kerabat dan keluarga Anda ya, B’timers! (nap)

Share This Article