Trik Survive Bekerja di Rumah Bersama si Kecil | Breaktime
Trik Survive Bekerja di Rumah Bersama si Kecil
20.10.2017

Pertarungan antara working mom dan stay-at-home mom rasanya menjadi semakin panas beberapa tahun belakangan. Dan mungkin ini sudah entah keberapa kalinya Anda melihat 2 golongan ibu ini saling berbalas mengirimkan artikel tentang pentingnya menjadi stay-at-home, atau alasan kenapa seorang ibu memilih menjadi wanita karier. Padahal sebenarnya posisi ibu rumah tangga dan ibu pekerja pun sama-sama penting bagi perkembangan hidup anak.

Dengan berada di sisi anak selama 24 jam anak Anda akan dapat menghabiskan waktu lebih banyak dengan Anda, tapi dengan bekerja Anda juga dapat membantu mengangkat keadaan finansial keluarga. Karena sekarang sudah tak zamannya lagi kan menyerahkan profesi mencari nafkah pada suami, especially ketika Anda punya banyak potensi.  Untungnya, Anda masih bisa memilih jalan tengah yaitu dengan menjadi working-at-home mom, alias ibu yang bekerja di rumah. Tapi bekerja di rumah ternyata juga punya ujiannya sendiri, apalagi jika Anda memiliki anak yang sedang aktif-aktifnya. Tapi masih ada harapan untuk survive, kok!

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Benarkah Banyak PR Berdampak Buruk bagi Anak?

Salah satu pengalaman memalukan yang paling sering dihadapi oleh orangtua yang bekerja di rumah adalah ketika anak mereka mendadak berlari masuk ke dalam ruangan dengan berteriak-teriak untuk mendapatkan perhatian dari orangtuanya. Ingin jadi working-at-home mom? Bersiap-siaplah untuk mengalami hal yang sama jika Anda tidak rajin melakukan latihan skenario bersama si kecil.

Kenapa harus berlatih skenario? Alasannya adalah karena anak kecil belum mengerti betapa pentingnya conference call dengan kolega atau atasan Anda, atau bahwa Anda membutuhkan lingkungan yang tenang saat menerima telepon penting dari kantor. Cara yang paling mudah adalah dengan memperkenalkan skenario-skenario tertentu pada anak Anda sekaligus menunjukkan pada anak Anda akan respons yang harus ditunjukkannya.

Misalnya apakah ia akan berlari dan berteriak-teriak ketika ia melihat Anda sedang serius menjawab telepon atau menunggu hingga Anda menyelesaikan pembicaraan di telepon? Jangan lupa untuk rajin mengulanginya hingga anak Anda akan paham dan bertindak sesuai dengan intruksi. Dan jangan lupa untuk tetap sabar, B’Timers.

Trik Survive Bekerja di Rumah Bersama si Kecil | Breaktime
Untuk sementara sibukkan si kecil dengan mainan

Dan agar anak-anak Anda tidak merasa terisolasi, Anda bisa menawarkan hadiah jika mereka bisa menyibukkan diri mereka sendiri selama Anda bekerja. Sediakan alat permainan yang bisa ia mainkan dengan saudara atau teman-temannya sementara Anda bekerja, atau bisa juga Anda memberikannya tablet yang diisi dengan permainan edukatif. Hanya saja, Anda perlu memberikan batas waktu yang tegas jika Anda memilih untuk menawarkan permainan gadget Anda. Gadget bisa jadi sangat addicting, dan tak mau kan kalau sampai anak terlalu fokus dengan permainan gadgetnya?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Punya Bos Menyebalkan? Hadapi Dengan Cara Ini!

Apabila anak Anda sudah besar, Anda bisa lebih melibatkannya dalam pekerjaan Anda. Jika Anda masih harus bekerja saat weekend, Anda bisa meminta tolong anak Anda untuk melakukan tugas-tugas sederhana untuknya, seperti merapikan tumpukan kertas di atas meja kerja Anda. Nilai plus dari kegiatan ini adalah, anak Anda akan merasa lebih terlibat dengan aktivitas kerja Anda, dan Anda bisa sekaligus mengajarkan padanya tentang sekelumit kehidupan kerja. Hanya saja, jangan lupa untuk mengajaknya bermain bersama segera setelah pekerjaan Anda selesai.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tetap Kerja Saat Weekend? Coba Lakukan Ini!

Dan tak jarang trik-trik di atas tidak terlalu ampuh dan anak Anda masih rewel meminta perhatian Anda. Jika sudah begitu maka luangkanlah waktu Anda untuk bermain dengannya. Lagipula bukankah itu alasan kenapa Anda memilih profesi ini? Anak Anda pun pasti akan merasa sangat senang, dan semoga saja, mereka akan jauh lebih toleran dalam membiarkan Anda bekerja sejenak saja.

Siapa bilang Anda tidak bisa membesarkan anak sekaligus mendalami karier? (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE