Benarkah Jika Terlalu Kreatif dapat Membuat Gila? | Breaktime
Terlalu Kreatif dan Imajinatif Bisa Bikin Gila! Benarkah?
24.07.2015
“Imagination is everything. It is the preview of life’s coming attractions.” – Albert Einstein

Kreativitas tanpa batas. Slogan sakti tersebut bahkan dijadikan beberapa judul buku. Ya, bukankah sebagai manusia yang aktif dan produktif, kita juga harus kreatif? Pikiran kreatif selalu dipenuhi ide-ide baru yang anti mainstream dan menelurkan penemuan baru yang bermanfaat bagi hajat hidup orang banyak. Namun, tahukah B’timers bahwa pikiran yang kelewat kreatif juga bisa menjadikan seseorang “gila”?

Vincent van Gogh mengalami depresi parah dan memotong telinganya sendiri, juga membuat karya masterpiece “Sunflower”
Vincent van Gogh mengalami depresi parah dan memotong telinganya sendiri, juga membuat karya masterpiece “Sunflower”

Umumnya, ini banyak dialami oleh para seniman dunia yang menyumbangkan karya-karya epik dan diapresiasi sepanjang masa. Lalu, bagaimana bisa pikiran yang kreatif justru “membunuh” mereka? Inilah kaitan antara kreativitas dan kegilaan yang perlu B’timers tahu:
Para psikolog telah meneliti kaitan erat antara kreativitas dan kegilaan selama puluhan tahun!

  • Seniman hebat seperti Vincent van Gogh dan Edvard Munch mengalami gangguan mental yang berat.
  • Studi pada 2014 menemukan bahwa orang-orang dengan profesi kreatif cenderung lebih mungkin menjadi bipolar.
  • Penelitian menunjukkan bahwa faktor keturunan juga berpengaruh terhadap kreativitas dan gangguan mental.
Pablo Picasso yang legendaris berjuang melawan depresi, menciptakan mahakarya “Homme et Femme au Bouquet”
Pablo Picasso yang legendaris berjuang melawan depresi, menciptakan mahakarya “Homme et Femme au Bouquet”
  • Sebuah penelitian oleh Karolinska Institute di Swedia yang dipimpin Simon Kyaga menunjukkan bahwa orang-orang yang bekerja di bidang kreatif, termasuk dancer, fotografer dan pengarang, cenderung lebih mungkin mengalami kelainan bipolar.
  • Secara mengejutkan, para penulis memiliki resiko 121% lebih tinggi untuk menjadi bipolar, dan hampir 50% di antaranya lebih beresiko melakukan bunuh diri dibandingkan orang lain pada umumnya.
  • Orang-orang dengan profesi kreatif lebih banyak memiliki keluarga atau kerabat dengan skizofrenia, bipolar, anoreksia dan autisme.
  • Schizotypy adalah kelainan mental yang mirip dengan skizofrenia namun lebih ringan. Orang dengan schizotypy cenderung memiliki keyakinan yang aneh seperti percaya adanya alien, serta perilaku yang aneh seperti berpakaian dengan sangat nyeleneh.
Musisi terkemuka asal Inggris Amy Winehouse, pecandu alkohol dan obat-obatan, meninggal di usia 27 akibat keracunan alkohol
Musisi terkemuka asal Inggris Amy Winehouse, pecandu alkohol dan obat-obatan, meninggal di usia 27 akibat keracunan alkohol

Well, that’s how the story goes. Namun, tak serta merta orang yang sangat kreatif pasti jadi “gila”. Tetapi, jika kreativitas seseorang terbilang ekstrem dan melebihi batas, itu bisa saja terjadi. No worries, B’timers, being creative is a gift. Yang penting, teruslah berkarya dengan sehat!

Share This Article