Suka Marah? Ini Tips Menahan Amarah Saat Puasa! | Breaktime
Suka Marah? Ini Tips Menahan Amarah Saat Puasa!
12.06.2016

Sudah seminggu menjalani puasa, Anda sudah bisa menahan amarah belum, nih, B’timers? Hmm, kita terus menasihati anak-anak untuk menjaga emosi saat bulan puasa, namun dengan tekanan hidup yang begitu berat, nyatanya terlalu sulit untuk tidak marah, ya? Hmm, artinya Anda juga butuh tips menahan amarah saat berpuasa, nih, B’timers!

Berpikir sebelum bicara

Dalam keadaan perut lapar, emosi seringkali keluar tanpa bisa kita kontrol, nih, B’timers. Wah, itu artinya Anda harus belajar mengatasi kondisi seperti itu. Coba pikirkan dulu baik-baik sebelum Anda mengungkapkan kemarahan. Selain menenangkan hati, ternyata cara ini juga mampu menurunkan panas di pikiran Anda, lho.

Humor lepaskan ketegangan

Anda juga bisa menggunakan humor untuk membantu menghadapi apa yang membuat amarah meledak. Tapi tetap perhatikan aturannya, ya, B’timers. Hindari humor berbau sarkasme, karena ini akan sangat menyakiti perasaan dan mendatangkan hal-hal buruk lainnya. Untuk itu, sebaiknya cari gurauan yang benar-benar lucu untuk melepaskan ketegangan.

Suka Marah? Ini Tips Menahan Amarah Saat Puasa! | Breaktime
Anak-anak mudah melepaskan marah dengan canda dan tawa, lho

Cari pengalihan pikiran

Ini tidak hanya berguna untuk anak-anak saja, B’timers. Memberikan diri Anda waktu untuk pengalihkan pikiran, dapat membebaskan perasaan stres. Luangkan waktu untuk keluar dan menikmati udara segar saat Anda mulai terbakar emosi. Berjemurlah di bawah matahari pagi sambil mendengarkan kicauan burung yang merdu. Dan perlahan marah serta jengkel akan berkurang.

Jangan simpan dendam

Memberi maaf adalah alat paling ampuh untuk meredakan amarah, lho. Jika Anda membiarkan kemarahan dan perasaan negatif lainnya menghilangkan pikiran positif, maka yang ada adalah Anda akan tenggelam dalam kepedihan sendiri, B’timers. Dan bukankah bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk belajar memberikan maaf pada orang lain?

Latihan teknik relaksasi

Maka padamkanlah api dalam hati dengan sholat dan air wudhu. Hal tersebut tidak salah. Dikenal sebagai salah satu teknik relaksasi, sholat mampu menurunkan api yang membuat Anda marah, lho, B’timers. Jika setelah itu Anda masih merasa marah, cobalah dengarkan musik yang lembut atau lakukan posisi yoga sambil berlatih teknik pernapasan.

Dan puasa tahun ini akan memberikan Anda banyak pelajaran mengenai bagaimana harus menahan amarah, kan? Semangat terus dan jangan biarkan perasaan negatif mengganggu puasa Anda, ya, B’timers? (NO)

Share This Article