Stop Cyber Bullying! Jaga Diri dan Kerabat Anda! | Breaktime
Stop Cyber Bullying! Jaga Diri dan Kerabat Anda!
06.11.2016

Stop Cyber Bullying! Kehadiran media sosial memang memberikan berbagai macam manfaat bagi peselancar dunia maya. Bertukar pesan dan berbagi momen-momen spesial bersama teman-teman menjadi lebih mudah dan praktis, dan Anda juga dapat menyambung tali silaturahim dengan kerabat jauh atau dengan teman-teman yang sudah lama tidak bersua.

Akan tetapi, di balik segala kepraktisan yang ditawarkan oleh media sosial, media sosial juga dapat menjadi ajang bullying. Ya, media sosial merupakan lahan subur bagi orang-orang yang suka menindas  dan merendahkan seorang individu atau sebuah kelompok. Sifat anonimitas dari media sosial membuat perilaku tersebut semakin menjadi-jadi. Terlepas dari kesadaran penduduk sosmed yang mulai menyadari efek negatif dari cyber bullying ini, masih ada beberapa orang yang gemar menunjukkan perilaku abusif ini. Ada baiknya Anda mengetahui serba-serbi cyber bullying sehingga Anda pun dapat berkata “Stop Cyber Bullying” dengan lantang! 

Baca juga  : HANCURKAN BULLYING DENGAN 4 TIPS INI, B'TIMERS!

Cyber bullying memiliki arti yang tidak jauh berbeda dari bullying, yaitu melakukan tindakan penindasan untuk mengasingkan atau mengucilkan seseorang atau golongan tertentu. Perbedaannya pelaku cyber bullying memanfaatkan platform internet untuk menyebarkan rumor yang tidak benar, menyebarkan foto-foto target yang memalukan atau meneror target dengan teks-teks dengan kalimat yang kasar dan merendahkan. Cyberbullying sangat susah dihentikan karena informasi yang telah dibagikan di media internet maka akan dengan cepat menyebar hingga akan sangat susah untuk melacak pelaku yang sebenarnya. 

Stop Cyber Bullying! Jaga Diri dan Kerabat Anda! | Breaktime
Cyberbullying maupun bullying sama-sama merugikan!

Korban cyber bullying akan menderita tekanan mental yang sangat berat, bahkan pada kasus ekstrim mereka dapat mengakhiri hidup mereka, seperti yang terjadi pada Amanda Todd, seorang gadis yang nekat mengakhiri hidupnya karena ia tidak dapat menahan beban mental dari cyber bullying yang menimpanya. Cyber bullying dan segala macam tindakan penindasan hanya dilakukan oleh pengecut, dan hal tersebut berdampak negatif dalam jangka panjang bagi korban. Oleh karena itu B’Timers! Yuk sama-sama menggalakkan gerakan Stop Cyber Bullying untuk lingkungan media sosial yang ramah dan sopan bagi siapapun. (dkp) 



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE