Speak Like a Pro, 8 Teknik Bicara di Depan Umum Tanpa Gugup | Breaktime
Speak Like a Pro, 8 Teknik Bicara di Depan Umum Tanpa Gugup
05.10.2015

Bagi seorang public speaker, mungkin berbicara di depan umum adalah sesuatu yang biasa dan dapat dibilang gampang untuk dilakukan. Akan tetapi bagaimana jika Anda bukan seorang pembicara yang biasa berbicara di depan banyak orang? Pastinya ribet, bukan?

Bagi B’timers yang tidak terbiasa bicara di depan banyak orang, pasti akan merasa nervous dan terkadang muncul ketidakcocokan antara apa yang dipikirkan dan apa yang diungkapkan. Untuk itu diperklukan kiat-kiat khusus agar dapat berbicara di depan umum tanpa malu dan ragu.

Berikut tips untuk hilangkan rasa gugup saat berbicara di depan umum:

Draft on your head

Draft yang dimaksud seperti sebuah kerangka yang dapat menuntut arah pidato
Draft yang dimaksud seperti sebuah kerangka yang dapat menuntut arah pidato

Buatlah draft kasar tentang apa saja yang ingin Anda lontarkan ketika berdiri di depan banyak orang atau di atas mimbar. Akan tetapi jika Anda takut lupa, tak perlu malu untuk membawa secarik kertas atau gadget sebagai sarana untuk mencatat poin-poin khusus yang akan Anda bicarakan.

Pengaturan napas

Memang terkesan sepele, akan tetapi cukup efektif untuk menghalau gugup
Memang terkesan sepele, akan tetapi cukup efektif untuk menghalau gugup

Sebelum naik mimbar atau podium, agar tidak menunjukkan wajah tegang dan membuat tubuh lebih rileks, Anda dapat menarik napas dalam-dalam dan kemudian mengaturnya agar tempo bicara Anda dapat lebih tertata juga ada rasa tenang dalam diri.

Spontan

Segala hal yang dilakukan secara spontan, pada umumnya dapat menjadi trigger untuk hal lainnya
Segala hal yang dilakukan secara spontan, pada umumnya dapat menjadi trigger untuk hal lainnya

Ketika berada di atas panggung, lontarkan apapun yang Anda ingin utarakan tanpa takut, asal sesuai dengan realita dan tidak terkesan membohongi publik. Jangan pernah menjadi seorang public speaker yang menghapal teks karena ketika gugup, maka semua yang ada di dalam otak akan ikut hilang dan apa yang diucapkan juga berantakan.

Interaksi

Percakapan dua arah juga dapat menghilangkan rasa gugup
Percakapan dua arah juga dapat menghilangkan rasa gugup

Untuk menghilangkan rasa gugup saat berbicara di depan orang banyak adalah dengan membuat acara lebih fun, adanya feed back dari audiences atau juga melakukan interaksi langsung. Akan tetapi sebelum melontarkan pertanyaan atau membuat sedikit joke agar acara lebih hidup, B’timers juga perlu mengetahui bentuk acaranya dan siapa audience yang Anda hadapi.

Improvisasi

Tidak perlu takut untuk melakukan improvisasi
Tidak perlu takut untuk melakukan improvisasi

Tak perlu sampai terkesan seperti textbook minded, Anda perlu melakukan improvisasi dalam mengutarakan segala yang ingin diucapkan, walaupun hal tersebut tidak ada dalam draft yang Anda buat. Hal ini berfungsi agar Anda mendapatkan keleluasan dalam berbicara serta dapat memangkas waktu, jika memang durasi yang diberikan panjang.

Time management

Dengan mempertimbangkan panjang pendek uraian dan waktu yang disediakan, maka pidato akan berlangsung baik
Dengan mempertimbangkan panjang pendek uraian dan waktu yang disediakan, maka pidato akan berlangsung baik

Time management adalah sangat perlu dilakukan ketika berada di atas panggung. B’timers harus mengetahui kapan berhenti atau lanjut agar semua yang akan dibicarakan dapat selesai sesuai waktu yang diberikan.

Speech and intonation management

Pengaturan kedua hal ini dapat menjadi penunjuk identitas Anda sesungguhnya
Pengaturan kedua hal ini dapat menjadi penunjuk identitas Anda sesungguhnya

Selain time management, Anda juga masih harus mengatur intonasi dan cara bicara. Ketika di atas mimbar, cobalah untuk tenang dan berbicara secara jelas juga menggunakan intonasi yang tidak terlalu rendah atau tinggi. Akan tetapi, ada kalanya B’timers dapat mengubah-ubah intonasi sebagai penekan kata atau kalimat.

Kontak mata dan body language

Asal tidak melakukan kontak mata kepada seseorang saja atau dengan melotot
Asal tidak melakukan kontak mata kepada seseorang saja atau dengan melotot

Pastikan untuk menunjukkan rasa percaya diri ketika akan berbicara di depan khalayak banyak. Jangan terlihat gugup atau tidak menguasai suasana. Sapa dan lakukan kontak mata secara random kepada audience. Anda juga perlu melakukan body language, seperti pergerakan tangan atau sejenisnya.

Mudah, bukan? Banyak pembicara kelas dunia yang menggunakan cara ini dipadu dengan gaya mereka masing-masing. Jika mereka bisa, kenapa B’timers masih ragu untuk jadi seorang pembicara hebat?

Share This Article