Sering Merasa Tak Bahagia? Awas, Gangguan Mental! | Breaktime
Sering Merasa Tak Bahagia? Awas, Gangguan Mental!
14.09.2015

Pernahkah B’timers merasa bahwa akhir-akhir ini sering merasa jadi orang yang berbeda dari biasanya? Anda jadi sering melamun, frekuensi party animal makin tinggi, atau bahkan Anda kerap menangis diam-diam tanpa sebab.

Well, bisa jadi Anda tengah mengalami gangguan mental, lho. Nah, berikut merupakan gejala seseorang tengah mengalami gangguan mental dan harus segera ditangani:

Sering merasa cemas

Semua orang tentu pernah merasa cemas. Namun, rasa cemas ini akan jadi tak wajar bila muncul sepanjang waktu. Biasanya, rasa ini akan diikuti dengan detak jantung yang lebih cepat, napas pendek, pusing, diare, atau letih. Untuk itu, B’timers perlu untuk segera mengunjungi psikiater guna mencari tahu akar masalahnya.

Merasa tak bahagia

Apakah Anda juga mulai kehilangan passion pada sesuatu yang dulu dianggap sangat menarik? Umumnya, gangguan mental juga diikuti adanya motivasi dan energi yang mulai menurun. Rasa depresi yang besar “menjebak” Anda untuk lebih sering menangis daripada melakukan hobi yang fun.

Moody

Tiap orang memang punya skala moody yang berbeda. Namun, Anda perlu waspada bila perubahan mood terjadi begitu cepat dari tenang tiba-tiba menjadi sangat stres atau bahkan marah hingga meledak-ledak.

Insomnia merupakan salah satu gejala gangguan mental
Insomnia merupakan salah satu gejala gangguan mental

Gangguan tidur

Terus-terusan mengalami masalah tidur seperti insomnia juga menjadi sinyal bahwa Anda sedang ada masalah mental. Insomnia berlebih menunjukkan bahwa pikiran tengah mengalami kekhawatiran bertumpuk. Sementara itu, tidur berlebihan juga menandakan bahwa Anda sedang mengalami depresi dan menjadikannya sebagai “jalan” untuk lari dari masalah.

Diliputi rasa bersalah dan tidak berguna

Pikiran-pikiran negatif seperti “Aku gagal”, “Ini salahku” atau “Aku tidak berguna” merupakan gejala yang paling sering menimpa orang gangguan mental. Ini merupakan ekspresi dari depresi yang tengah Anda rasakan. Segeralah mencari teman untuk berbagi cerita untuk mendapat second opinion dari masalah yang tengah B’timers hadapi.

Perubahan sikap

Inilah puncak gejala yang paling kentara dari orang dengan gangguan mental. Pola pikir dan perilaku Anda mulai banyak berubah. Jika sebelumnya B’timers adalah orang yang ceria dan berani mengambil keputusan, tiba-tiba Anda berubah jadi sangat pendiam dan memilih untuk lari dari kenyataan. Pikiran skeptis dan apatis pun tiba-tiba muncul dan membuat Anda semakin “alergi” dengan interaksi sosial.

Adakah lima gejala gangguan mental di atas yang akhir-akhir ini sering Anda rasakan? Terkadang gejala tersebut juga muncul secara bersamaan. Bila banyak gejala tersebut yang tengah Anda rasakan, jangan ragu untuk konsultasi dengan teman, keluarga, hingga psikiater untuk mendapatkan penanganan segera.

Share This Article