Sembuhkan Emotional Trauma, Ini Caranya | Breaktime
Sembuhkan Emotional Trauma, Ini Caranya
18.08.2015

Dunia dikejutkan dengan sebuah ledakan hebat yang terjadi di Bangkok pada hari Senin (17/8). Ledakan ini diduga berasal dari bom yang dipasang pada sepeda motor yang diparkir di pelataran kuil Hindu. Hingga saat ini, dikabarkan 15 orang meninggal dunia dan banyak lainnya ada dalam kondisi kritis.

Tentunya, ledakan tersebut meninggalkan trauma yang mendalam pada semua orang, baik yang mengalaminya secara langsung atau tidak. Ketakutan dan kecemasan yang mendalam ini biasa disebut dengan post-traumatic stress disorder atau PTSD. Jika terus dibiarkan, PTSD bisa berujung pada penyakit gangguan kejiwaan yang sulit dipulihkan. Tapi tak perlu khawatir, PTSD ini bisa disembuhkan dengan cara-cara berikut:

Terapi keluarga

Keluarga berperan penting untuk menyembuhkan trauma
Keluarga berperan penting untuk menyembuhkan trauma

Penderita PTSD membutuhkan peran keluarga untuk kembali pulih. Untuk mempercepat penyembuhan penderita PTSD, keluarga perlu memahami apa yang sebenarnya terjadi, meningkatkan komunikasi, dan menemukan penyebab sebenarnya dari trauma tersebut.

Cognitive behavioral therapy

Lakukan terapi dengan dokter ahli
Lakukan terapi dengan dokter ahli

Kalau pendekatan oleh keluarga tak bisa menyembuhkan trauma, maka berkonsultasi dengan ahlinya adalah pilihan yang bijak. Dalam cognitive behavioral therapy, penderita PTSD akan ‘dipaksa’ mengingat kejadian yang membuatnya trauma. Dengan menerapkan cara ini, penyebab utama trauma akan lebih mudah diketahui sehingga penanganannya juga bisa dilakukan lebih cepat.

Mengonsumsi obat-obatan

Konsumsi obat-obatan untuk kurangi kecemasan
Konsumsi obat-obatan untuk kurangi kecemasan

Obat anti depresi seperti halnya fluoxetine (Prozac) atau sertraline (Zoloft) bisa membantu mengurangi gejala-gejala kecemasan yang terjadi. Namun, obat-obatan tersebut hanya menurunkan gejala-gejala kecemasan yang terjadi bukan mengobatinya. Dan yang terpenting, jangan pernah mengonsumsinya tanpa petunjuk dari dokter.

Tidak hanya itu saja, dukungan dari para sahabat dan orang terdekat juga akan membantu kesembuhan mereka yang mengalami trauma mendalam.

Share This Article