Selamatkan Lingkungan Hidup Melalui Tangan Anak | Breaktime
Selamatkan Lingkungan Hidup Melalui Tangan Anak
21.11.2017

Isu lingkungan global seperti meningkatnya tumpukan limbah plastik maupun limbah kimia, deforestasi, perburuan liar hewan-hewan yang dilindungi semakin santer terdengar. Memang isu satu ini bisa dibilang menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat modern. Di tengah-tengah kesibukan umat manusia membangun peradaban, tapi di saat yang sama kita mencemari lingkungan. Bahkan kita sangat zalim terhadap satwa-satwa yang harusnya kita lindungi. Padahal nantinya kita sendiri yang akan mengalami kerugian besar akibat rusaknya lingkungan hidup. Yakin kita masih punya alasan untuk sombong dan seenaknya sendiri?

Untungnya gerakan environmental awareness semakin berkembang. Slogan yang seringkali diusung adalah agar anak-cucu kita bisa hidup sejahtera dengan memanfaatkan kekayaan Sumber Daya Alam yang sudah kita rawat baik-baik. Dan walaupun statement itu memang benar, tapi pernahkah terbersit di pikiran Anda untuk meninggalkan generasi penerus yang mampu untuk merawat lingkungan yang ia tinggali?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Trik Cerdas Memulai & Sukses Berbisnis Online

Ketika Anda akan mewariskan perusahaan yang saat ini Anda pimpin kepada anak Anda, Anda pasti akan membekalinya dengan leadership skills yang ia butuhkan kelak. Begitu juga jika Anda ingin anak Anda menjadi salah satu dari problem-solver dari permasalahan lingkungan yang kelak akan ia hadapi. Memperkenalkan environmental awareness pada anak sangatlah penting untuk perkembangan kepribadian anak. Anak yang sudah terekspos dengan pendidikan tentang pelestarian alam cenderung memiliki tingkat kepekaan hati atau empati yang lebih tinggi, apalagi jika sejak kecil mereka sudah diajak untuk berinteraksi dengan hewan. 

Selamatkan Lingkungan Hidup Melalui Tangan Anak | Breaktime
lakukan apa yang kita bisa untuk lingkungan

Kontak antara anak dan alam bebas juga akan membantu meningkatkan kemampuan kognitif serta konsentrasinya. Anak juga memiliki daya kreativitas yang tinggi jika Anda memperkenalkannya dengan berbagai macam aktivitas outdoors yang menyenangkan. Tingkat agresivitas anak pun berkurang karena si kecil dapat meluapkan energinya dengan bermain-main dan berinteraksi dengan alam.

So where to start? Tindakan yang paling sederhana bisa dimulai dengan mendidik anak untuk membuang sampah di tempatnya. Akan lebih baik lagi jika Anda memiliki dua jenis tempat sampah untuk limbah basah dan kering. Perkenalkanlah padanya apa itu sampah organik dan anorganik serta  efek dari sampah yang dibuang sembarangan ke tanah atau ke dalam sungai. Jelaskan juga padanya tentang proses recycling sekaligus manfaatnya untuk lingkungan. Melakukan aktivitas kerajinan DIY dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang tidak digunakan juga bisa jadi cara seru untuk memperkenalkan proses daur ulang lho, B’Timers!

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bukan Uang, Ini Yang Bisa Membeli Kebahagiaan!

Dan jika sekolah si kecil ternyata cukup dekat dari rumah, ajaklah ia untuk mengayuh sepeda ke sekolah atau berjalan. Jelaskan padanya bahwa dengan berjalan dan bersepeda ia tidak hanya berperan dalam mengurangi emisi gas, tapi juga membuat tubuhnya semakin sehat karena berolahraga.

Jika Anda punya hobi berkebun, libatkanlah anak Anda dalam aktivitas gardening Anda. Ajak ia untuk memilih bibit pohon dan bunga yang ia suka, dan jangan lupa juga untuk merancang kegiatan tanam bunga dan pohon yang menyenangkan. Ajarkanlah padanya tentang pentingnya peran pepohonan sebagai penghasil oksigen dan buah-buahan yang menyehatkan untuk dikonsumsi. Menanam bunga nantinya juga akan mengundang kupu-kupu dan lebah yang berjasa untuk membantu pembungaan  tanaman, yang secara tidak langsung Anda dan si kecil mendukung proses pemulihan alam.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Stop Persaingan Saudara; Gali Potensi Mereka

Perkenalan anak dengan hewan liar sebaiknya tidak dilakukan dengan mengunjungi sirkus atau kebun binatang. Ajaklah ia untuk mengunjungi pusat penangkaran hewan milik BKSDA atau badan penangkaran hewan lainnya.  Jelaskan tujuan dari penangkaran hewan tersebut adalah untuk melindungi hewan tersebut dari kepunahan yang disebabkan oleh penggundulan hutan dan perburuan liar.

Ada satu kunci yang tidak boleh Anda lupakan, B’Timers. Jika  Anda ingin pendidikan lingkungan yang Anda berikan membekas di benak Anak, libatkan diri Anda di dalam proses edukasi tersebut. Jadilah role model yang baik dengan memperkaya pengetahuan tentang pelestarian alam sekaligus mempraktekkannya di kehidupan nyata. Dengan begitu siapa tahu, anak Anda akan memiliki kekuatan untuk mengubah masa depan bumi ini jadi lebih baik (dkp) 



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE