Taklukkan Kemampuan Interaksi yang Outstanding | Breaktime
Selagi Muda, Taklukkan Kemampuan Interaksi yang Outstanding
05.01.2016
“A man without ethics is a wild beast loosed upon this world.”—Albert Camus

Selain kecerdasan, kira-kira adakah hal lain yang mampu membuat orang terkesima karenanya? Yap, etika! Seseorang yang mampu menggabungkan antara kecerdasan dan etika yang bagus akan melesat menjadi sosok paling berpengaruh. Bahkan, ia bisa menjadi teladan yang memberi pengaruh positif pada lingkungan di sekitarnya.

Nah, sebagai sosok muda yang masih sangat produktif, keterampilan apa saja yang perlu Anda asah untuk membentuk etika yang baik? Berikut Breaktime bagikan informasinya:

Terbuka dengan kritik

Siapa sih, yang tahan menerima kritik? Tak heran seseorang bisa langsung memerah mukanya ketika mendapat kritik dari rekan kerja, saudara, teman, atau orang tua. Namun, berani berbesar hati untuk menerima kritik dan mampu merespon kritik setajam apapun dengan sikap positif benar-benar akan mendewasakan Anda.

Menjaga kepercayaan

Di zaman yang makin serba cepat ini beredar pula anggapan bahwa kepercayaan pun ikut cepat menguap. Well, asumsi tersebut memang benar adanya. Tak banyak orang yang sanggup menjaga kepercayaan orang-orang di sekitarnya karena iming-iming “kebahagian semu”. Di sinilah Anda ditantang untuk menjadi orang yang berpendirian teguh dan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan.

Taklukkan Kemampuan Interaksi yang Outstanding | Breaktime
Jangan pernah mengkhianati kepercayaan orang lain

Berkomunikasi secara santun

Selain mampu menyampaikan ide secara efektif dan komunikatif, jangan lupa bahwa kesantunan memegang peranan yang tak kalah penting. Kesantunan akan mencegah diri untuk mempermalukan orang lain sekalipun yang disampaikan adalah benar. Dengan begitu akan terbentuk rasa simpati maupun empati dari orang lain pada diri Anda.

Berpikiran terbuka

Berpikiran terbuka memang bukan perkara mudah, tapi bukan berati tidak bisa untuk dilakukan, bukan? B’timers bisa mengawalinya dengan banyak membaca buku berbagai genre atau bersosialisasi dengan banyak orang dari berbagai jenis latar belakang. Di sanalah kemampuan open-minded Anda akan benar-benar dibentuk secara perlahan.

Mampu mengendalikan amarah

Marah memang sifat alami manusia. Namun, memilih cara untuk melampiaskannya secara negatif atau positif benar-benar sepenuhnya ada di tangan Anda. Oleh karena itu, cobalah untuk tidak mudah meledak-ledak dan mengeluarkan kata kotor penuh sumpah serapah yang sebenarnya tak bantu menyelesaikan apapun.

Sekarang giliran B’timers yang bangkit dan mulai mencoba menguasai salah satu atau beberapa skill tersebut secara bertahap. Ingat, jangan pernah berpikir bahwa Anda tak bisa melakukannya sebelum benar-benar mencobanya sepenuh hati. (vsc)

Share This Article