Sejauh Mana Nama Pengaruhi Kehidupan dan Kesuksesan Anda? | Breaktime
Sejauh Mana Nama Pengaruhi Kehidupan dan Kesuksesan Anda?
26.08.2015

Beberapa minggu ini, selain masalah melemahnya rupiah, ada satu berita yang terus menjadi hot trending yaitu nama Tuhan yang dimiliki oleh seorang tukang kayu asal Banyuwangi, Jawa Timur. Nama Tuhan yang tertera dalam KTP asli pria asal Dusun Krajan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, itu kini menjadi sesuatu yang memunculkan pro dan kontra.

Uniknya, pria yang bernama Tuhan ini justru tidak mengetahui jika foto KTP-nya tersebut beredar luas di internet dan menjadi perdebatan. Seiring dengan semakin panasnya berita ini, seorang antariksawan bernama Yusuf, menjelaskan bahwa penggunaan nama tersebut bukan suatu hal yang disengaja. Melainkan lebih dikarenakan pengaruh tutur bahasa Suku Using atau Osing, suku asli Kabupaten Banyuwangi, yaitu pelafalan dan penyebutan huruf ‘u’ menjadi ‘o.’

Walaupun dikatakan karena faktor tutur bahasa Suku Using, akan tetapi menurut numerology dan namology, nama yang disandang oleh seseorang memiliki pengaruh pada nasib orang tersebut di masa mendatang, termasuk tentang jodohnya, karirnya sampai dengan rezekinya. Jika perhitungan dan pemilihan nama dipilih dengan tepat dan bagus, maka dipercaya bahwa di kemudian hari, sang pemilik nama akan memiliki masa depan yang cemerlang.

Pria yang bernama Tuhan tersebut menolak perintah untuk mengganti namanya
Pria yang bernama Tuhan tersebut menolak perintah untuk mengganti namanya

Secara psikologis, nama bukan hanya dipandang sebagai identitas untuk sesuatu atau seseorang saja, melainkan juga dapat membentuk kepribadian dan mempengaruhi emosi serta sifat baik secara langsung atau tidak langsung.

Pada tahun 1966, dua orang peneliti, John McDavid dan Herbert Harari pernah melakukan penelitian akan pengaruh nama terhadap kepribadian dan ruang lingkup lingkungan seseorang. Seorang anak yang memiliki nama tidak populer atau cenderung aneh, maka akan lebih sering dikucilkan oleh kelompok anak lainnya. Seseorang yang memiliki nama yang terkait dengan agama, maka juga mempunyai kedekatan dengan agama yang bersangkutan, dibandingkan dengan orang-orang yang namanya tidak memiliki unsur agama sama sekali.

Akan tetapi, tidak semua orang suka akan nama yang diberikan orang tuanya pada saat lahir. Menurut banyak psikolog di dunia, ketika seseorang tidak menyukai nama yang didapatkan sejak lahir, maka dia akan merasa kurang percaya diri terhadap dirinya sendiri.
Jadi apabila menurut Juliet Capulet dalam karangan Shakespeare, “Apa arti sebuah nama?,” maka jawaban dari pertanyaan itu adalah nama memiliki efek untuk masa depan seseorang. Berikut beberapa bukti penelitian terkait dengan efek nama dengan masa depan seseorang.

Nama yang mudah diucapkan, berpengaruh pada popularitas

Selain popularitas, nama juga berikan pengaruh pada kesuksesan seseorang
Selain popularitas, nama juga berikan pengaruh pada kesuksesan seseorang

Menurut penelitian dari para ilmuwan di New York University, seseorang yang memiliki nama yang mudah diucapkan dan dilafalkan, maka akan memiliki status sosial tinggi di masyarakat atau juga posisi yang bagus di pekerjaannya.

Nama umum, lebih mudah diterima pekerjaan

Menurut penelitian dari Marquette University, seseorang dengan nama yang umum, justru memiliki kesempatan lebih untuk diterima di suatu perusahaan daripada nama yang cenderung susah dilafalkan dan terkesan asing.

Selain dua di atas, masih banyak lagi pengaruh nama terhadap status sosial, pekerjaan sampai dengan kesuksesan seseorang. Walaupun tidak sedikit yang tidak percaya antara kaitan kesuksesan dan sejenisnya dengan nama yang dimiliki seseorang, akan tetapi menurut mayoritas orang-orang di Pulau Jawa, nama adalah sebuah doa yang memiliki maksud dan tujuan tertentu.

Well, menurut B’timers sendiri, apakah benar nama memiliki pengaruh atau efek terhadap kepribadian dan kesuksesan seseorang?

Share This Article