Sehatkah Kesehatan Psikologis Anak Anda? | Breaktime
Sehatkah Kesehatan Psikologis Anak Anda? Cek, Yuk!
11.10.2015

Suatu hal yang mudah jika harus menilai kesehatan seorang anak dari sudut pandang fisiknya saja. Sebab, pemberian makanan dan minuman yang menyehatkan dan bernutrisi tinggi sampai dengan pengaturan pola kesehatan lainnya merupakan hal yang dapat menjadi bukti.

Namun bagaimana jika B’timers disuruh menilai kesehatan seorang anak dari sisi psikologisnya? Memberikan pressure ketat, dibanding-bandingkan atau dijadikan obyek yang terus disalahkan dapat mempengaruhi sisi mental seorang anak yang secara tidak langsung juga berimbas pada kesehatan mereka. Berikut beberapa daftar yang dapat B’timers pelajari untuk dapat melihat ciri tersebut.

Memiliki sifat kompetitif tinggi

Seorang anak yang sehat secara psikologis atau mentalnya selalu memiliki sifat bersaing secara tinggi. Mereka tidak ingin menjadi yang kedua apalagi nomor berikutnya. Mereka akan selalu mencari tantangan dan memenuhinya. Jika pada akhirnya mereka kalah, tidak ada waktu dalam otak mereka untuk terpuruk dan justru akan terpacu untuk belajar.

Sehatkah Kesehatan Psikologis Anak Anda? | Breaktime
Aktiflah berkomunikasi dengan anak untuk memantau kesehatan psikologisnya

Memiliki hubungan positif dengan siapa saja

Selain itu, anak yang kesehatan psikologisnya bagus juga tergolong mudah untuk bergaul dengan siapa saja, terutama dengan anggota keluarga atau teman-teman di sekitarnya. Tidak hanya itu saja, mereka selalu ingin memberikan kontribusi kepada sekitarnya sesuai dengan usianya.

Tidak cepat down

Semua orang, baik masih anak-anak atau kalangan dewasa pastinya pernah merasakan pasang surutnya emosi, seperti khawatir, sedih, bahagia, ceria sampai dengan marah yang melua-luap. Hal tersebut merupakan hal wajar yang ditunjukkan oleh manusia.

Akan tetapi, seorang anak yang dapat dikatakan sehat dari sisi psikologi selalu bisa mengatur ritme emosi mereka agar terhindar dari stres yang mendalam dan membuat mereka merasa terpuruk.

Nah, apakah anak Anda juga menunjukkan 3 hal di atas B’timers? Jika tidak, maka perlu bagi Anda untuk merombak strategi dan pola mendidik anak. (das)

Share This Article