Kendalikan Rasa Marah Dengan Tips Sederhana Ini | Breaktime
Rileks, Kendalikan Rasa Marah Dengan Tips-Tips Sederhana Berikut
26.10.2015
“A quick temper will make a fool of you soon.” – Bruce Lee

Apakah B’timers merasa marah saat ada orang menerombol di antrian pom bensin? Atau ingin meledak saat lagi-lagi bos mengomeli pekerjaan Anda? Ya, kapanpun dan di manapun ada saja yang bisa memicu emosi dan membuat kita marah. Namun, amarah yang tidak dikendalikan dengan baik justru bisa merugikan diri sendiri.

Nah, untuk mengendalikan rasa marah agar tidak merugikan orang lain dan diri Anda sendiri, berikut tips dari Breaktime:

Berpikir sebelum berbicara


Saat Anda sedang merasa emosi, sangat mudah untuk mengatakan hal-hal yang akan membuat Anda menyesal nantinya. Jadi luangkan waktu sejenak untuk diam dan benar-benar memikirkan apa yang ingin Anda katakan.

Saat sudah tenang, ekspresikan kemarahan Anda


Segera setelah Anda bisa berpikir jernih, ekspresikan rasa marah Anda dengan cara yang tegas namun tidak frontal. Sampaikan tentang apa yang Anda pikirkan secara langsung, jelas dan gamblang, tanpa harus menyakiti dan berusaha mengendalikan orang lain.

Melakukan olahraga


Aktivitas fisik juga dapat membantu Anda mengurangi stres yang bisa memicu rasa marah. Jika Anda merasa amarah Anda makin memuncak, cobalah berjalan kaki atau berlari, atau menghabiskan waktu dengan melakukan kegiatan yang melibatkan fisik.

Beristirahat sejenak


Bukan hanya anak-anak yang membutuhkan waktu beristirahat, terkadang Anda pun butuh waktu sejenak untuk lepas dari berbagai aktivitas dan meredakan stres. Beberapa menit saja sudah bisa membantu Anda menenangkan diri dan mengatasi hal-hal yang membuat Anda marah.

Mencari solusi masalah


Daripada berfokus pada hal-hal yang membuat Anda marah, fokuslah pada solusi yang bisa menyelesaikan masalah Anda. Terus mengingat-ingat hal yang membuat Anda marah takkan bisa memperbaiki apapun dan hanya akan membuat Anda semakin berpikiran buruk.

Kendalikan Rasa Marah Dengan Tips Sederhana Ini | Breaktime
Kendalikan amarah agar tak merugikan orang lain dan diri sendiri

Tetap gunakan “saya”


Untuk menghindari menyalahkan orang lain, sebaiknya gunakan kata-kata “saya” untuk menjelaskan masalahnya. Misalnya, Anda bisa mengatakan “saya marah karena kamu meninggalkan meja makan tanpa merapikannya” daripada “kamu tidak pernah membereskan meja setelah makan”.

Jangan menahan marah


Jika Anda membiarkan amarah dan perasaan negatif menggerogoti, Anda akan berakhir dengan perasaan pahit dan tersakiti sendiri. Namun, jika Anda mau memaafkan, Anda justru akan belajar. Tidak mungkin meminta semua orang untuk menuruti setiap keinginan Anda.

Gunakan humor untuk meredakan ketegangan


Mencerahkan suasana bisa membantu meredakan ketegangan akibat emosi. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan humor untuk meredakan amarah. Namun, hindari kata-kata yang mengandung sarkasme karena justru bisa menyakiti perasaan dan memperburuk keadaan.

Melatih kemampuan relaksasi


Saat rasa marah menyerang, Anda bisa melakukan relaksasi di tempat kerja. Anda bisa berlatih teknik pernapasan dalam, bayangkan pemandangan alam yang indah dan membuat rileks, atau katakan “santai saja” berulang-ulang di dalam pikiran.

Nah, itulah cara-cara untuk meredakan amarah yang menyerang Anda. Mungkin saat marah B’timers jadi lebih sulit mengendalikan diri. Namun, dengan berlatih lama-lama Anda akan jadi terbiasa dan mampu mengendalikan amarah dengan baik.

Share This Article