Rahasia dari Gaya Hidup Seimbang dan Bahagia | Breaktime
Rahasia dari Gaya Hidup Seimbang dan Bahagia
07.11.2017

Tiap anak kecil pasti merasa tidak sabar untuk segera tumbuh dewasa, karena mereka melihat betapa orang-orang dewasa di sekitar mereka memiliki kebebasan yang tidak mereka miliki. Ingatkah B’Timers akan masa-masa itu? Dan sekarang setelah Anda dewasa Anda mendapatkan kebebasan yang Anda mimpikan. Anda dapat membeli barang apapun dengan uang Anda sendiri tanpa harus meminta orangtua, Anda juga memiliki kemerdekaan penuh karena kini Anda punya tempat tinggal sendiri.

Tapi di saat yang sama Anda akhirnya menyadari bahwa semua kebebasan tersebut tidak didapatkan dengan cuma-cuma. Anda harus membayarnya dengan waktu dan tenaga yang Anda miliki, ditambah lagi dengan jumlah tanggung jawab yang semakin menumpuk. Jadilah Anda menghabiskan hari-hari Anda dengan juggling antara tanggung jawab kerja dengan tanggung jawab rumah tangga. Dan pastinya ada saat Anda merasa emotionally drained dari semua kesibukan itu. Ingin rasanya menemukan cara untuk mengembalikan keseimbangan hidup, tapi bagaimana caranya?

Pertama-tama, B’Timers harus tahu dulu apa yang disebut dengan kehidupan yang seimbang. Banyak dari kita yang menganggap bahwa seseorang baru bisa dikatakan memiliki kehidupan yang seimbang jika mereka bisa mengatur waktu yang seimbang untuk pekerjaan dan kehidupan pribadinya. Tapi, kita semua tahu bahwa itu adalah ekspektasi yang berlebihan dan tidak realistis.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ini Rahasia Keluarga Muda Saat Membeli Mobil!

Bisa jadi yang dimaksud dengan kehidupan yang balanced adalah ketika Anda bisa mengendalikan berbagai macam aspek di dalam kehidupan Anda tanpa merasa terlalu memprioritaskan satu hal di atas hal lainnya. Dengan kata lain, apapun yang Anda lakukan Anda merasa termotivasi dan dapat berpikir tenang. 

Rahasia dari Gaya Hidup Seimbang dan Bahagia | Breaktime
Sudahkah B’Timers menemukan keseimbangan hidup Anda?

Bagaimana cara agar B’Timers bisa mencapai keseimbangan itu? Yang paling sederhana adalah be realistic. Anda mungkin ingin membuat rumah Anda terlihat bersih sempurna setiap saat sehingga Anda selalu terjun untuk membersihkan rumah segera setelah Anda pulang dari kantor. Memiliki rumah yang bersih memang bisa menyejukkan mati, tapi apakah rumah tersebut harus selalu dalam keadaan bersih setiap saat?

Jika Anda hidup seorang diri hal tersebut memang tidak mustahil, tapi lain persoalan jika Anda sudah berkeluarga, terutama dengan kehadiran si kecil yang sedang memasuki usia aktif. Rumah berantakan adalah suatu keniscayaan.

Buang jauh-jauh pikiran bahwa Anda adalah seorang superhero yang harus memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai dengan ekspektasi Anda. Akan ada kalanya Anda harus menerima sedikit chaos dalam hidup Anda dan tetap santai dalam menanggapinya.

Selain itu, Anda juga harus mulai berani untuk mengatakan “tidak” pada permintaan tolong dari atasan, rekan kerja, atau anggota keluarga ketika Anda mengetahui bahwa Anda memiliki kesibukan yang padat. Memang menolak permintaan dari seseorang (apalagi jika mereka adalah atasan kerja Anda) bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Perlunya Rasa Syukur di Lingkungan Kerja

Tapi sekali lagi, Anda bukanlah seorang manusia super yang bisa menyelesaikan segudang masalah. Tiap manusia memiliki batas kemampuan, begitu juga dengan Anda. Menolak bukan berarti Anda adalah orang yang sombong atau tidak profesional, tapi lebih kepada orang yang memahami betul batas dari kemampuan mereka. Dengan menjaga jumlah tanggung jawab agar tetap berada di ambang kemampuan Anda, kehidupan Anda dengan sendirinya akan menjadi lebih seimbang. Silakan coba jika Anda tidak percaya, B’Timers.

Dan yang tak kalah pentingnya adalah, lihat ke sekeliling Anda. Pastikan bahwa Anda berkumpul dengan orang-orang yang tepat, yaitu orang-orang yang menularkan energi positif yang dapat membuat Anda agar lebih termotivasi. Sebaliknya sebisa mungkin jauhilah toxic people, alias orang-orang yang menebarkan energi negatif. Ciri-ciri dari toxic people adalah mereka yang gemar mengeluh, suka bergosip, dan berperilaku tidak menyenangkan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kinerja Otak dalam Mencerahkan Suasana Hati

Jangan lupa untuk meluangkan waktu barang sejenak saja untuk menenangkan pikiran seperti berolahraga yoga, meditasi, atau mungkin berbelanja buku baru, B’Timers. (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE